Cara Aman Membeli Suku Cadang Motor Bekas Agar Tidak Mudah Tertipu

2 hours ago 1

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:30 WIB

Jakarta, VIVA – Membeli suku cadang motor bekas bisa menjadi solusi hemat bagi para pengendara yang ingin memperbaiki motor atau melakukan modifikasi tanpa menguras anggaran.

Namun, barang bekas juga menyimpan risiko, seperti kualitas yang tidak sesuai harapan atau komponen yang cepat rusak. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips dan strategi agar mendapatkan parts bekas yang benar-benar layak pakai.

Suku cadang sepeda motor

Photo :

  • VIVA Otomotif/Elangsung

Suku cadang bekas sering dipilih karena harganya jauh lebih murah dibandingkan barang baru, terutama untuk komponen OEM (Original Equipment Manufacturer) atau parts yang sudah sulit dicari di pasaran.

Namun, kualitas dan kondisi parts bekas sangat bergantung pada cara pemakaian sebelumnya. Karena itu, ketelitian menjadi kunci utama.

Tips Memilih Suku Cadang Motor Bekas yang Berkualitas

Agar tidak salah langkah, berikut panduan praktis untuk memilih parts bekas yang layak:

1. Cek Kondisi Fisik Secara Detail

Ini adalah langkah paling penting. Pastikan parts tidak memiliki:

- Retak, patah, atau deformasi

- Korosi parah atau bagian yang aus

- Bagian yang hilang atau tidak lengkap

Periksa semua sudut dan komponen kecil, terutama pada bagian yang menahan beban seperti swing arm, shockbreaker, atau fairing.

2. Bandingkan dengan Suku Cadang Baru

Sering kali parts bekas terlihat lebih murah, tetapi jika kualitasnya jauh di bawah standar, biaya perbaikan bisa jadi lebih tinggi. Bandingkan harga parts bekas dengan harga parts baru dan pertimbangkan juga umur pakai yang tersisa.

Ini penting terutama untuk komponen yang berpengaruh pada keselamatan, seperti rem atau suspensi.

3. Minta Foto Detail dan Riwayat Pemakaian

Jika membeli online, jangan ragu untuk meminta foto detil dari setiap sudut parts dan informasi tentang berapa lama parts tersebut dipakai sebelumnya.

Part bekas yang hanya dipakai sedikit biasanya masih layak pakai lebih lama. Sebaliknya, parts yang sudah lama atau menunjukkan bekas pemakaian berat mungkin perlu dihindari.

4. Cek Kompatibilitas dengan Motormu

Pastikan parts yang akan dibeli kompatibel dengan tahun, model, dan tipe motormu. Banyak kasus parts bekas terlihat mirip secara fisik tetapi tidak cocok secara teknis, sehingga justru tidak bisa dipasang dengan benar.

Halaman Selanjutnya

Source : Istimewa

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |