Semarang, VIVA – Jawa Tengah dinilai berpotensi besar untuk pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional mulai dilirik investor. Salah satunya PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk yang dikenal sebagai pionir pengembangan industri kendaraan listrik.
Komisaris Utama VKTR Anindya N. Bakrie, menyampaikan bahwa Jateng bukan hanya lokasi investasi bagi VKTR, tetapi fondasi strategis untuk membangun lokalisasi industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menilai Jateng bukan sekadar lokasi investasi, melainkan fondasi strategis dalam membangun rantai nilai kendaraan listrik komersial nasional yang terintegrasi, mulai dari manufaktur, rantai pasok, hingga operasional.
"Dengan kesiapan 'supply chain', khususnya industri karoseri, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat, kami melihat potensi besar untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik komersial yang terintegrasi dan berkelanjutan dari Indonesia untuk Indonesia," kata Anindya saat sesi talkshow berfokus 'Success Story dalam Melakukan Investasi dan Mengembangkan Usaha di Jawa Tengah', sebagai rangkaian Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026, dikuitp Selasa, 12 Mei 2026.
Saat ini, VKTR telah membangun fasilitas perakitan di Magelang, Jateng, yang saat ini memiliki kapasitas produksi hingga 3.000 unit bus dan truk listrik per tahun, dengan rencana ekspansi hingga 10.000 unit. Keunggulan utama Jateng terletak pada kesiapan rantai pasok industri karoseri, khususnya di wilayah Magelang dan sekitarnya yang telah lama dikenal sebagai salah satu pusat industri karoseri di Indonesia.
VKTR bermitra dengan Karoseri Tri Sakti untuk mengintegrasikan produksi kendaraan komersial listrik, mengingat dalam industri bus, sasis dan bodi (karoseri) merupakan satu kesatuan produk yang tidak terpisahkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat ini, produk bus listrik VKTR tipe 12 meter dan 8 meter telah memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen dari Kementerian Perindustrian. Produk truk listrik VKTR juga telah mencapai TKDN di atas 30 persen berdasarkan "self-assessment", dan menargetkan peningkatan TKDN hingga di atas 60-80 persen pada 2030 sebagai langkah konkret dalam mendorong kemandirian industri nasional.
Lokasi Jateng juga memberikan keunggulan logistik yang signifikan, terutama dalam distribusi ke seluruh Pulau Jawa sebagai pasar utama transportasi dan logistik nasional.
Halaman Selanjutnya
Selain berpartisipasi dalam gelaran CJIBF, VKTR juga turut ambil bagian dalam penandatanganan Berita Acara Kerja Sama Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Ketahanan Energi bersama Pemerintah Provinsi Jateng. Kerja sama tersebut, sekaligus mencakup penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri hijau yang terintegrasi di Jateng. (Ant)

1 day ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)