Senin, 11 Mei 2026 - 11:02 WIB
VIVA – Pemerintah China pada Senin, 11 Mei 2026, secara resmi mengumumkan kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing pada tanggal 13 hingga 15 Mei 2026, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Xinhua.
Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan untuk membahas Iran, Taiwan, kecerdasan buatan, dan senjata nuklir saat mereka mempertimbangkan perpanjangan kesepakatan mineral penting, menurut pejabat AS yang memberikan pratinjau kunjungan dua hari Trump ke China minggu ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Para pemimpin dari dua ekonomi terbesar di dunia akan mengadakan pembicaraan tatap muka pertama mereka dalam lebih dari enam bulan saat mereka mencoba menstabilkan hubungan yang tegang akibat perdagangan, perang AS dan Israel dengan Iran, dan area perselisihan lainnya.
Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada hari Rabu, menjelang pembicaraan yang akan berlangsung pada hari Kamis dan Jumat. Ini akan menjadi perjalanan pertamanya ke China sejak 2017.
AS dan China diharapkan untuk menyepakati forum untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bersama, sementara China diharapkan untuk mengumumkan pembelian terkait pesawat Boeing, pertanian Amerika, dan energi, kata para pejabat tersebut.
Rencana pembentukan Dewan Perdagangan dan Dewan Investasi mungkin akan diumumkan secara resmi pada pertemuan tersebut, tetapi mekanisme tersebut mungkin memerlukan penyempurnaan lebih lanjut sebelum dapat diimplementasikan, kata salah satu pejabat.
Kedua negara juga akan membahas perpanjangan gencatan senjata dalam perang dagang mereka yang memungkinkan mineral langka mengalir dari Tiongkok ke AS, meskipun belum jelas apakah perjanjian tersebut akan diperpanjang minggu ini, kata pejabat tersebut.
Namun demikian, ia menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan tersebut, yang disepakati musim gugur lalu dan masih berlaku, pada akhirnya akan diperpanjang. "Kesepakatan itu belum berakhir," kata pejabat itu kepada wartawan. "Saya yakin kami akan mengumumkan perpanjangan potensial apa pun pada waktu yang tepat."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pembicaraan Trump-Xi juga diperkirakan akan beralih ke area yang telah lama menjadi sumber ketegangan AS-China, termasuk Iran, Taiwan, dan senjata nuklir.
China mempertahankan hubungan dengan Iran dan tetap menjadi konsumen utama ekspor minyaknya. Trump telah menekan China untuk menggunakan pengaruhnya guna mendorong Teheran untuk membuat kesepakatan dengan Washington dan mengakhiri konflik yang dimulai ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
Halaman Selanjutnya
Pemerintahan Trump juga telah menekan China terkait hubungannya dengan Rusia.

2 days ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)