Dampak Perang dengan AS, Tingkat Kecemasan Warga Iran Meningkat

1 week ago 4

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00 WIB

VIVA –Perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang berkecamuk sejak 28 Februari lalu berdampak pada segala aspek termasuk di sektor kesehatan. Kepala misi Doctors Without Borders (MSF) di Iran menyebut bahwa meski sistem kesehatan masih cukup memenuhi namun gangguan akibat perang jauh lebih luas dampaknya.

“Sejauh ini, sistem kesehatan masih cukup mampu memenuhi kebutuhan, bahkan dengan pasokan medis yang diproduksi di dalam negeri. Tapi gangguan akibat perang jauh lebih luas dari itu. Rantai pasokan secara umum ikut terdampak, sehingga tekanannya semakin besar. Tentu saja, harga obat-obatan juga meningkat, dan kami merasakannya,” ujar dia dikutip dari laman Al Jazeera, Senin 4 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simonyan mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, MSF melihat jumlah pasien terus bertambah, bahkan meningkat tajam sejak gencatan senjata diumumkan.

“Pasien merasa sangat tidak pasti tentang apa yang akan terjadi ke depan. Kami mencatat lonjakan besar dalam jumlah konsultasi selama periode ini. Ketidakpastian ini jelas membuat pasien semakin cemas,”kata dia lebih lanjut.

Sementara itu, pejabat Iran menyebutkan bahwa harga beberapa jenis obat sudah naik dua kali lipat. Bahkan sejumlah obat ada yang melonjak hingga 1.000 persen. Kenaikan ini terjadi akibat kelangkaan bahan baku dan material penting.

Kelangkaan tersebut dipicu oleh sanksi Amerika Serikat yang telah berlangsung selama puluhan tahun, ditambah serangan AS dan Israel terhadap sektor kesehatan, termasuk perusahaan farmasi terbesar di Iran. Tekanan semakin berat dengan adanya blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Para pejabat juga menyebutkan bahwa hingga 20 persen jenis obat mengalami perubahan harga.

Ilustrasi belanja/supermarket.

Efek Domino Perang dan Perubahan Iklim, Harga Pangan Naik 50 Persen

Harga pangan diprediksi naik 50 persen sejak 2021, biaya belanja rumah tangga bisa tembus Rp13 juta. Krisis biaya hidup makin terasa akibat iklim dan energi.

img_title

VIVA.co.id

4 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |