Dari Firasat ke Fakta berkat Alat Deteksi Dini Digital

8 hours ago 1

Jumat, 24 April 2026 - 11:24 WIB

Jakarta, VIVA - Di era digital saat ini, paparan informasi mengenai pola asuh anak atau parenting mengalir tanpa henti di media sosial. Fenomena ini menciptakan pedang bermata dua bagi orangtua.

Satu sisi, kemudahan akses informasi membantu deteksi dini kesehatan anak. Di sisi lain, muncul stigma baru yang kerap melabeli kewaspadaan ibu sebagai bentuk kecemasan berlebihan atau overthinking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sering kali, para ibu pernah dihadapkan dengan sebuah situasi seperti saat sedang menikmati makan, tiba-tiba muncul perasaan tidak tenang mengenai kondisi si kecil yang sedang tidur di kamar.

Benar saja, ketika diperiksa, anak tampak gelisah, tidurnya kurang nyenyak, bahkan mulai terlihat ruam pada tubuhnya. Meskipun tanda seperti rewel atau kulit kemerahan ini muncul berulang, sifatnya yang masih abu-abu terkadang membuat ibu terjebak dalam konflik batin.

Ada tarikan antara logika yang mencoba menenangkan dengan suara hati yang terus memberikan sinyal waspada. Kekhawatiran tersebut seringkali diredam dengan penjelasan yang terdengar masuk akal seperti fase pertumbuhan atau perubahan mood biasa.

Namun, kemunculan gejala fisik tidak biasa yang dideteksi melalui suara hati seorang ibu sebenarnya merupakan indikasi awal bahwa si kecil memerlukan perhatian lebih lanjut.

Menanggapi fenomena ini, dokter spesialis anak, Ian Suteja, menjelaskan melalui konten edukasinya di TikTok @iansuteja bahwa suara hati atau pengamatan seorang ibu sebenarnya adalah instrumen medis paling awal dalam kehidupan seorang anak.

Ia menekankan bahwa dalam banyak kasus, sosok yang paling memahami kondisi kesehatan anak adalah orangtuanya sendiri. "Harus diingat, dokter anak terbaik itu adalah ibunya sendiri," ungkapnya, Jumat, 24 April 2026.

Para ibu lalu didorong untuk mulai menggunakan pengamatan tajam mereka yang mampu menyadari perubahan-perubahan kecil pada anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kewaspadaan ini bukan sekadar ketakutan tanpa dasar, melainkan sinyal awal yang sangat penting untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan kesehatan sejak dini.

Ia juga mengingatkan bahwa gejala suatu kondisi kesehatan tidak selalu terlihat jelas dan bisa muncul dengan tanda yang berbeda pada setiap anak. Ian lalu mencontohkan bagaimana hal kecil bisa menjadi petunjuk penting.

Halaman Selanjutnya

"Seperti ibu melihat ada ruam-ruam yang timbul. Itu jangan disepelekan, ya, karena bisa jadi ternyata si kecil punya alergi," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |