Dibilang Terpecah oleh Trump, Pimpinan Iran Beri Balasan Menohok!

9 hours ago 5

Jumat, 24 April 2026 - 10:00 WIB

VIVA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini menyinggung  tentang adanya perpecahan di dalam kepemimpinan Iran. Disebutnya saat ini, Iran sang kesulitan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iran sedang kesulitan menentukan siapa pemimpinnya! Mereka benar-benar tidak tahu!” tulisnya di platform Truth Social dikutip dari laman NDTV, Jumat 24 April 2026.

Dia juga menyoroti dinamika politik di dalam negeri Iran, Donald Trump juga mengklaim adanya perpecahan di antara elite pemerintahan. Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai konflik antara dua kubu dengan pandangan berbeda.

“Pertikaian terjadi antara kelompok garis keras, yang kalah telak di medan perang, dan kelompok moderat, yang sebenarnya tidak terlalu moderat (tapi mulai mendapat respek). Situasinya kacau!,” sambung Trump dalam unggahannya itu.

Sebelumnya, Trump juga membagikan unggahan komentator konservatif Marc Thiessen yang menyerukan pembunuhan pejabat Iran yang menolak diplomasi dengan AS.

“Jika ada dua faksi di Iran, satu ingin kesepakatan dan satu tidak, maka bunuh saja yang tidak mau berdamai,” bunyi unggahan tersebut.

Namun, klaim Trump soal perpecahan di tubuh pemerintahan Iran langsung ditepis oleh Iran. Beberapa jam yang lalu, tiga pimpinan pemerintahan Iran mulai dari eksekutif, legislative dan yudikatif mengeluarkan pernyataan bersama sebagai respons terhadap klaim Trump tersebut.

Baik Presiden Iran, Masoud Pezeskhian, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf dan Kepala Kehakiman Iran Gholam-Hossein Mohseni Ejeu mengecam pernyataan Trump soal perpecahan antara kelompok garis keras dan moderat di Iran. Ketiga menyebut bahwa klaim Trump tersebut sebagai provokasi yang tidak mendasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut mereka, seluruh warga Iran adalah satu kesatuan sebagai orang Iran dan revolusioner.

“Di Iran tidak ada ‘garis keras’ atau ‘moderat’. Kami semua adalah orang Iran dan revolusioner. Dengan persatuan yang kokoh antara rakyat dan negara, serta ketaatan kepada Pemimpin Tertinggi, kami akan membuat pihak agresor menyesal. Satu Tuhan, satu bangsa, satu pemimpin, satu jalan; kemenangan untuk Iran lebih berharga dari segalanya,” tulis presiden Pezeshkian di platform X dikutip dari laman presstv.ir, Jumat 24 April 2026.

Halaman Selanjutnya

Qalibaf juga menyampaikan pernyataan senada, yang dinilai sebagai upaya terkoordinasi untuk menunjukkan soliditas di antara tiga cabang kekuasaan di Iran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |