Difitnah Gegara Dugaan Pelecehan SAM, Ustaz Solmed Minta Syekh Ahmad Al Misry Tanggung Jawab

4 hours ago 2

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WIB

Jakarta, VIVA – Isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry masih menjadi sorotan publik. Dalam perkembangan terbaru, Ustaz Solmed secara terbuka mendesak agar yang bersangkutan segera kembali ke Indonesia untuk memberikan klarifikasi atas tudingan yang beredar luas.

Lewat unggahan di Instagram, Ustaz Solmed secara langsung menandai akun Syekh Ahmad Al Misry. Ia menilai, kehadiran Syekh Ahmad sangat diperlukan guna mencegah meluasnya spekulasi dan fitnah di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Antum @ahmad_almisry2 segera balik dah ke Indonesia, jangan biarkan ini menjadi bencana fitnah dikalangan kaum muslimin serta anak bangsa” ujar Ustaz Solmed, dikutip Senin 20 April 2026.

Tak hanya meminta Syekh Ahmad Al Misry segera pulang, ia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, penjelasan terbuka akan membantu mengungkap fakta sebenarnya terkait dugaan yang mencuat.

"Datang, ceritakan dan buktikan benar atau tidaknya. Pertanggungjawabkan jika memang kejadian itu benar” lanjutnya.

Lebih jauh, Ustaz Solmed mengingatkan agar Syekh Ahmad Al Misry tidak menghindar dari persoalan yang kini menjadi perhatian publik. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya langkah hukum jika yang bersangkutan terus berada di luar negeri.

"Jangan terus lari dan bersembunyi. Hayoo, mau dijemput Interpol atau balik internal kesini?” lanjutnya.

Di sisi lain, Ustaz Solmed juga mengungkap bahwa dirinya turut terdampak oleh polemik tersebut. Ia mengaku sempat menjadi sasaran fitnah akibat kesamaan inisial “SAM” yang dikaitkan dengan kasus tersebut oleh sejumlah akun di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai catatan: Gara-gara inisial SAM ini nama saya pernah dikaitkan/difitnah oleh akun-akun yang tidak bertanggungjawab (dan saat ini akun–akun tersebut sudah resmi saya laporkan ke Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya),” tegasnya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari laporan dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang disebut melibatkan lima santri laki-laki. Perwakilan korban, Ustaz Abi Makki, mengungkap dugaan modus yang digunakan, yakni dengan menjanjikan kesempatan belajar ke luar negeri sebagai daya tarik bagi para korban.

Sabrina Chairunisa

16 Mahasiswa Pelaku Pelecehan Seksual FHUI Cuma Diskors, Sabrina Chairunnisa: DO!

Salah satu suara paling lantang datang dari Sabrina Chairunnisa. Mahasiswi S3 Ilmu Komunikasi UI angkatan 2024 itu secara terbuka menyayangkan keputusan kampusnya.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |