Illinois, VIVA – Sistem tilang elektronik atau ETLE memang dibuat untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas. Namun di balik kecanggihan teknologi tersebut, ternyata masih ada celah yang bisa menimbulkan kejadian unik bahkan merugikan pihak lain.
Salah satu kasus menarik baru-baru ini dialami sebuah museum otomotif di Amerika Serikat. Museum tersebut mendadak menerima surat tilang kecepatan untuk sebuah mobil koleksi yang sebenarnya sudah lama diparkir dan tidak pernah digunakan di jalan raya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mobil yang dimaksud adalah replika KITT dari serial televisi legendaris Knight Rider. Kendaraan itu menjadi salah satu koleksi di Volo Museum, Illinois, dan selama bertahun-tahun hanya dipajang sebagai bagian dari atraksi pengunjung.
Masalah muncul ketika pihak museum menerima surat pelanggaran lalu lintas dari New York City. Dalam surat tersebut, disadur VIVA Otomotif dari Carscoops Senin 11 Mei 2026, disebutkan bahwa mobil itu tertangkap kamera melaju melebihi batas kecepatan di kawasan Brooklyn.
Pihak museum pun terkejut karena lokasi kendaraan berada sekitar 1.300 kilometer dari tempat kejadian perkara. Setelah ditelusuri, ternyata ada kendaraan lain yang menggunakan pelat nomor dekorasi bertuliskan “KNIGHT” seperti yang dipakai mobil KITT di serial televisi tersebut.
Pelat nomor itu sebenarnya hanya dijual sebagai aksesori atau pajangan, bukan untuk digunakan di jalan raya. Namun diduga ada pengendara yang memasangnya di mobil pribadi sehingga terekam kamera ETLE dan membuat sistem salah mengenali identitas kendaraan.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa penggunaan pelat nomor variasi atau dekorasi bisa memicu masalah serius. Terlebih jika desain dan kombinasi hurufnya menyerupai identitas kendaraan tertentu yang sudah terdaftar dalam sistem.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fenomena seperti ini ternyata bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya ada juga pemilik kendaraan di Amerika yang menerima banyak surat tilang dari berbagai kota akibat nomor dekoratif miliknya dipakai orang lain.
Di Indonesia sendiri penggunaan pelat nomor tidak sesuai aturan juga masih sering ditemukan. Ada pengendara yang mengganti bentuk huruf, memakai pelat nama pribadi, hingga memasang aksesori yang membuat nomor kendaraan sulit dibaca kamera.
Halaman Selanjutnya
Padahal aturan mengenai penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor sudah diatur jelas oleh kepolisian. Jika nomor kendaraan dimodifikasi atau tidak sesuai standar, pengendara bisa dikenakan sanksi tilang.

2 days ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)