Dukung Generasi Cerdas Finansial, Jasaraharja Putera Edukasi 300 Siswa di Makassar

5 hours ago 1

loading...

PT Jasaraharja Putera menggelar Kegiatan Literasi Keuangan bertema The Miracle of Today for Tomorrow di SMK Negeri 4 Makassar. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Jasaraharja Putera menggelar Kegiatan Literasi Keuangan Semester II Tahun 2026 bertema The Miracle of Today for Tomorrow di SMK Negeri 4 Makassar sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan nasional. Kegiatan yang diikuti 300 siswa itu juga ditujukan untuk membangun generasi muda yang cerdas finansial sejak dini.

Direktur Teknik merangkap Plt. Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Jasaraharja Putera, Suhardiman, mengatakan kemudahan akses layanan keuangan di era digital harus diimbangi dengan pemahaman yang baik agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.

“Di era digital, kemudahan mengakses layanan keuangan harus diimbangi dengan pemahaman finansial yang baik. Sebagai siswa SMK yang akan memasuki dunia kerja maupun wirausaha, penting untuk memahami pengelolaan keuangan dan manajemen risiko sejak dini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga: Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Mustakim, Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Ahmad Murad, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulawesi Selatan Arny Irawati Tanriajeng, Branch Manager PT Jasaraharja Putera Makassar Bambang Tri Ilhamsyah, Kepala UPT SMK Negeri 4 Makassar, para guru, serta siswa. Pembukaan acara diawali laporan Ketua Pelaksana Edukasi PT Jasaraharja Putera yang disampaikan Corporate Secretary Widya Marisa, dilanjutkan sambutan dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Direktur Teknik PT Jasaraharja Putera.

Ahmad Murad dalam keynote speech menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan di kalangan pelajar menjadi bagian penting dalam mendorong perluasan inklusi keuangan nasional. Menurut dia, edukasi yang berkelanjutan diperlukan agar masyarakat, termasuk pelajar, memahami produk dan layanan jasa keuangan sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat serta terhindar dari berbagai risiko kejahatan keuangan.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |