Jakarta, VIVA – Tren minuman kopi terus berevolusi, dan salah satu yang tengah ramai diperbincangkan di pasar global adalah “Tiger Bomb”. Gaya penyajian kopi ini dikenal lewat karakter rasanya yang kuat, kontras, dan visual yang cukup mencuri perhatian—biasanya memadukan espresso dengan susu atau elemen creamy lain yang menciptakan sensasi “layered” saat diminum. Popularitasnya meningkat karena dianggap menawarkan pengalaman baru bagi penikmat kopi, bukan sekadar rasa, tetapi juga sensasi.
Fenomena ini perlahan mulai masuk ke Indonesia, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap eksplorasi menu kopi yang unik. Banyak penikmat kopi kini tidak hanya mencari kafein, tetapi juga pengalaman berbeda yang bisa dinikmati sekaligus dibagikan di media sosial. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melihat tren tersebut, BeanStar Coffee menghadirkan varian Tiger Bomb sebagai bagian dari menu terbarunya, bertepatan dengan pembukaan outlet ketiga di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.
Dalam seremoni pembukaan, Qian Yiming menyinggung pentingnya langkah ini dalam ekspansi brand di Indonesia.
“Outlet ketiga ini menjadi tonggak baru bagi BeanStar, karena untuk pertama kalinya kami hadir di dalam mall. Sebelumnya, kami telah hadir di kawasan Blok M dan Menara BPJamsostek. Kehadiran di Gandaria City Mall membuka peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujarnya saat seremoni, baru-baru ini.
![]()
Selain Tiger Bomb Dirty dan Tiger Bomb Latte, ada juga Kopi Saku, kategori kopi ready-to-drink (RTD) yang dirancang untuk gaya hidup serba cepat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, brand ini sempat menarik perhatian lewat menu -86Dirty yang viral berkat konsep gelas beku.
Dengan semakin banyaknya inovasi seperti Tiger Bomb, kopi kini tak lagi sekadar minuman harian, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang terus berkembang.
Diplomasi Kopi Indonesia di Negara Asal Imam Bukhari
Kopi telah lama menjadi simbol diplomasi dan alat yang dipakai untuk mempererat hubungan, baik bilateral maupun multilateral. Indonesia juga memanfaatkannya.
VIVA.co.id
16 April 2026

2 days ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















