Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB
VIVA –Agresi militer yang dilakukan Donald Trump terhadap Iran disebut-sebut menciptakan petaka sendiri untuk Amerika Serikat. Mantan Hakim AS, Andrew Napolitano menyebut serangan AS justru merugikan Amerikan Serikat. Menurutnya, Trump gagal mencapai tujuannya yakni merebut atau melemahkan material nuklir dan kemampuan rudal balistik Iran.
Agresi militer tersebut malah memicu inflasi, menjauhkan AS dari sekutu-sekutunya di Eropa dan membuat Iran menjadi lebih kuat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sebaliknya, Trump justru mengalami penurunan besar dalam kredibilitas internasional dan posisi politik di dalam negeri. Harga bahan bakar dan pangan melonjak di seluruh Amerika, sementara sekutu-sekutu Eropa seperti Jerman, Prancis, Spanyol, dan Inggris menolak ikut terlibat karena mereka melihat konflik ini lebih didorong kepentingan Israel dibanding keamanan nasional Amerika,” ujarnya dikutip dari laman presstv.ir, Kamis 7 Mei 2026.
Mantan hakim AS ini juga menyinggung soal Selat Hormuz, disebutnya jalur pelayaran global itu kini berubah dari jalur yang stabil dan aman menjadi zona pertempuran yang membuat harga minyak dunia melonjak.
Napolitano juga menjelaskan bahwa penolakan negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, Spanyol dan Inggris untuk bergabung dengan project freedom di Selat Hormuz menunjukkan bahwa negara sekutu di Eropa menyadari bahwa konflik tersebutlah bukan perang mereka.
“Negara-negara itu melihat konflik ini muncul akibat pilihan strategis Israel dan kepatuhan Trump terhadap tuntutan Israel,” katanya.
Ia menambahkan, Eropa tidak memperoleh keuntungan apa pun dari konflik tersebut, sementara Trump justru mengalami penurunan posisi politik karena minimnya dukungan dari sekutu.
Menurut Napolitano, meski banyak pihak menganggap perang yang dilancarkan Trump terhadap Iran layak berujung pemakzulan secara hukum dan konstitusi, Kongres AS yang saat ini dikuasai Partai Republik masih enggan mengambil langkah tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Para anggota parlemen secara pribadi diyakini menganggap pemakzulan memang layak dilakukan, tetapi mereka takut kepada presiden,” ujarnya.
Namun, ia memperkirakan situasi politik Amerika bisa berubah drastis pada Januari 2027 ketika Partai Demokrat diproyeksikan menguasai Kongres. Pada saat itu, menurutnya, akan ada keberanian politik yang cukup untuk mendorong proses pemakzulan Trump.
Halaman Selanjutnya
Napolitano juga menilai salah satu dampak besar dari perang ini adalah munculnya Iran sebagai kekuatan militer yang tangguh dan mampu membuat AS serta Israel frustrasi. Ia bahkan menyebutnya sebagai pencapaian yang belum pernah terjadi dalam sejarah modern.

1 week ago
7











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)