Film Dosa Bukan Cuma Menakutkan, Tapi Juga Bikin Penonton Mikir soal Karma dan Masa Lalu

2 days ago 7

Senin, 11 Mei 2026 - 22:06 WIB

Jakarta, VIVA – Trailer film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, resmi dirilis pada 9 Mei 2026. Film bergenre thriller horor psikologis ini langsung mencuri perhatian dengan sajian teror penuh darah yang berpadu dengan konflik drama keluarga yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Trailer film Dosa dibuka dengan ketegangan antara menantu dan mertua, sebelum suasana berubah gelap dan misterius. Sutradara Sondang Pratama sengaja memilih pendekatan itu untuk membangun koneksi emosional sejak awal. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu sebabnya trailer ini dibuka dengan drama yang sangat familiar di masyarakat, antara mertua dan menantu. Karena secara psikologis konflik itu mudah dipahami penonton," ujar Sondang Pratama.

Film ini berada di bawah produksi Reza Aditya dan menampilkan deretan aktor berbakat, antara lain Ratu Sofya, Irsyadillah, Revaldo Fifaldi Surya Permana, Jennifer Eve, dan Dominique Sanda.

Cerita berpusat pada Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya). Keduanya nekat pergi ke luar kota meski ibu Bima, Nungki (Dominique Sanda), sudah melarang karena memiliki firasat buruk. Ersya bahkan mencekoki Nungki dengan obat tidur agar perjalanan itu tetap terlaksana.

Nahas, mobil mereka mengalami kecelakaan hebat di kawasan perbukitan setelah berpapasan dengan Nanang (Revaldo), seorang sopir truk ugal-ugalan. Dalam kondisi luka-luka dan terdampar, Bima dan Ersya terpaksa bermalam di sebuah hotel tua misterius dengan resepsionis dingin bernama Sheren (Jennifer Eve).

Alih-alih mendapat pertolongan, keduanya justru menghadapi serangkaian teror yang mengaburkan batas antara kenyataan dan mimpi buruk. Mereka kembali bertemu Nanang di hotel itu, lalu mulai dihantui penampakan mengerikan dan pesan-pesan misterius yang mengarah pada dosa masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin Bima berupaya menyelamatkan Ersya dari sosok algojo tak kasatmata, semakin jelas benang merah antara kecelakaan, hotel, dan rahasia kelam yang selama ini mereka sembunyikan. Kejadian demi kejadian itu perlahan menyeret mereka pada satu kenyataan pahit: tidak ada jalan kembali bagi jiwa yang sudah terjerat ganjaran dosanya sendiri.

Produser Eksekutif HAS Production, Irish, berharap film ini mampu menggugah perenungan penonton terhadap konsekuensi perbuatan mereka sendiri.

Halaman Selanjutnya

"Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa," ujar Irish.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |