Gus Ipul: Sekolah Rakyat Diprioritaskan untuk Anak Putus Sekolah

1 week ago 10

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:20 WIB

Jakarta, VIVA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan program sekolah rakyat akan diprioritaskan untuk anak-anak putus sekolah dan keluarga miskin ekstrem.

Nantinya, sekolah rakyat akan menjangkau langsung anak-anak guna memperluas akses pendidikan berasrama di berbagai daerah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran kita menjangkau, jadi, yang ada adalah penjangkauan-penjangkauan anak-anak yang diprioritaskan, yang tidak sekolah, belum sekolah putus sekolah maupun yang berpotensi putus sekolah,” kata Gus Ipul di Surabaya, dilansir dari ANTARA, Minggu, 3 Mei 2026.

Gus Ipul menjelaskan Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah umum karena menerapkan konsep asrama dan fokus pada anak-anak dari keluarga miskin desil satu dan dua.

Ia mengatakan sebagian siswa Sekolah Rakyat memiliki usia di atas rata-rata karena sebelumnya mengalami putus sekolah dalam waktu lama.

“Banyak siswa-siswa rakyat itu yang dulunya adalah pengamen mengemis pemulung untuk sekolah mereka, tidak melanjutkan sekolah, kemudian ada bahkan yang tidak sekolah,” ujarnya.

Menurut dia, tantangan terbesar terjadi pada tiga bulan pertama pembelajaran karena latar belakang dan kemampuan akademik siswa sangat beragam.

Ia menyebut terdapat siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang belum mampu membaca sehingga guru harus memberikan pendampingan intensif.

“Dia belum bisa baca. Inilah tantangan di sekolah rakyat yang harus dikerjakan oleh para guru dengan sebaik baiknya,” katanya.

Gus Ipul menuturkan guru Sekolah Rakyat dipilih melalui proses seleksi ketat sehingga mampu mendampingi siswa dengan kondisi akademik berbeda-beda.

Tahun ini terdapat lebih dari 400 siswa lulus dari Sekolah Rakyat, termasuk 11 siswa tingkat SMA yang diproyeksikan melanjutkan kuliah atau menjadi tenaga kerja terampil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau nanti ketika ikut ujian dia lulus, maka dia pilihannya dua, mau melanjutkan ke kuliah yang akan didukung oleh pemerintah untuk mendapatkan beasiswa, atau dia mau menjadi pekerja terampil,” ujarnya.

Ia menambahkan lulusan Sekolah Rakyat juga dipersiapkan menjadi agen perubahan untuk membantu peningkatan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025

Mensos Gus Ipul Targetkan 97 Sekolah Rakyat Beroperasi Juli 2026

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan 97 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah mulai beroperasi pada Juli 2026.

img_title

VIVA.co.id

3 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |