Hujan Deras Picu Rentetan Bencana di Bogor, Terbanyak Longsor

1 week ago 4

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WIB

VIVA – Hujan deras memicu longsor dan cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bogor, Jawa Barat,  mengakibatkan kerusakan rumah hingga memaksa warga mengungsi, Senin, 4 Mei 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama pemicu kejadian, diperparah kondisi tanah labil dan gerusan aliran sungai di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sedikitnya 12 kejadian bencana dalam rentang Minggu, 3 Mei 2026 hingga Senin, didominasi peristiwa tanah longsor yang tersebar di berbagai kecamatan.

"Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama, ditambah kondisi tanah yang labil serta erosi di bantaran sungai," kata Dimas.

Salah satu peristiwa terjadi di Kelurahan Sukasari, Bogor Timur, dengan longsoran setinggi 30 meter yang berdampak pada lima rumah warga. Seorang warga dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan punggung akibat tertimpa material longsor.

Longsor juga terjadi di wilayah Pasir Kuda, Bogor Barat, yang menimpa rumah warga hingga penghuni terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.

Di wilayah Ranggamekar, Bogor Selatan, longsor susulan merusak sebagian besar rumah warga dan menyebabkan satu korban luka ringan. BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi tersebut, meliputi pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hunian sementara, serta bantuan logistik.

Selain longsor, bencana lain berupa banjir lintasan terjadi di Kelurahan Mulyaharja, Bogor Selatan, yang berdampak pada tiga kepala keluarga setelah air masuk ke dalam rumah dan sebuah ruko akibat derasnya aliran air.

Sementara itu, kejadian longsor di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara mengakibatkan tembok penahan tanah jebol hingga air meluap dan merendam sekitar 20 rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD bersama unsur gabungan telah melakukan asesmen, pembersihan material, serta penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk penyaluran bantuan terpal kepada warga. "Beberapa rumah masih belum bisa dihuni karena berpotensi terjadi longsor susulan," kata Dimas.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Ilustrasi banjir jakarta

Hujan Deras, Banjir Rendam 55 RT dan 3 Ruas Jalan Jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 55 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat yang terendam banjir akibat hujan.

img_title

VIVA.co.id

4 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |