Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 36 atau 0,51 persen di level 7.165 pada pembukaan perdagangan Senin, 27 April 2026.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG coba rebound dengan risiko terkoreksi pada perdagangan hari ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7.250, tapi berpotensi lanjut koreksi lagi setelah rebound," kata Fanny dalam riset hariannya, Senin, 27 April 2026.
Dia mengatakan, pergerakan pasar saham Asia bervariasi pada perdagangan Jumat pekan lalu, sementara harga minyak kembali menguat di tengah kebuntuan negosiasi damai antara AS dan Iran.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,97 persen dan Topix naik tipis 0,01 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup stagnan, sementara Kosdaq melesat 2,5 persen. Di sisi lain, Hang Seng di Hong Kong menguat 0,24 persen, ASX 200 Australia melemah 0,08 persen, dan Taiex Taiwan meningkat 3,23 persen.
Pergerakan yang beragam tersebut mencerminkan sentimen pasar yang masih lemah di tengah ketidakpastian geopolitik. Harapan akan berakhirnya konflik di Timur Tengah masih dibayangi risiko eskalasi yang belum mereda.
Ketegangan meningkat setelah Iran menunjukkan kontrolnya atas Selat Hormuz dengan merilis video aksi pasukan yang menaiki kapal kargo. Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan militernya untuk mengambil tindakan tegas terhadap ancaman di jalur pelayaran strategis tersebut.
"Support IHSG berada di level 7.000-7.080 sementara resist IHSG di rentang 7.200-7.250," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup mayoritas naik pada perdagangan Jumat pekan lalu. Optimisme pasar seiring munculnya harapan dimulainya kembali perundingan damai antara AS dan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Indeks S&P 500 naik 0,8 persen, dan Nasdaq Composite meningkat 1,63 persen. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,16 persen. Sentimen positif pasar disebabkan kabar bahwa Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dijadwalkan tiba di Islamabad untuk membahas kemungkinan putaran kedua negosiasi dengan AS bersama mediator Pakistan.
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, juga mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga pekan, yang turut meredakan kekhawatiran geopolitik. Namun, konflik di Timur Tengah belum sepenuhnya mereda. Ketegangan antara AS dan Iran masih berlangsung, termasuk di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia, yang sempat diwarnai aksi saling sita kapal komersial.
IHSG Diproyeksi Rentan Ambruk ke Level 6.700, Cek 5 Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG diperkirakan melanjutkan koreksi pada sesi perdagangan hari ini, Senin, 27 April 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 3,38 persen ke level 7.129,49.
VIVA.co.id
27 April 2026

4 days ago
3



























