Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan terkoreksi lebih dalam pada sesi perdagangan hari ini, Jumat, 23 Januari 2026. IHSG ditutup anjlok 0,20 persen ke level 8.992 pada sesi perdagangan kemarin.
Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan, tekanan jual kembali muncul setelah IHSG menguji resisten 9.100 pada Kamis, 22 Januari 2026. Menurut Ivan, kondisi ini membuat penutupan IHSG berada di bawah garis SMA-10 pada chart harian, sehingga momentum bearish kembali mendominasi.
"IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju rentang 8.840-8.900," lanjut Ivan dikutip dari riset hariannya pada Jumat, 23 Januari 2026.
Ilustrasi IHSG
Photo :
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Adapun titik support IHSG berada di level 8.890, 8.773 dan 8.619. Sedangkan titik resistance pada area 9.174, 9.261 dan 9.335.
Ivan turut mengungkap rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor cermati, antara lain:
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 1.840-1.870
- Target harga : 2.120
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 3.850-3.950
- Target harga : 4.270
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- Rekomendasi : Accumulative Buy
- Area beli : 4.400-4.450
- Target harga : 4.880
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 2.500-2.600
- Target harga : 2.900
PT United Tractors Tbk (UNTR)
- Rekomendasi : Speculative Buy
- Area beli : 25.200-26.000
- Target harga : 29.500
IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Anjlok Imbas Ekskalasi Polemik Greenland
IHSG dibuka menguat 41 poin atau 0,46 persen di level 9.052 pada pembukaan perdagangan Kamis, 22 Januari 2026. Bahkan, IHSG diprediksi rebound pada perdagangan hari ini.
VIVA.co.id
22 Januari 2026

1 day ago
5















