VIVA – Prestasi Indonesia di ASEAN Para Games 2025 kembali menegaskan posisi Merah Putih sebagai kekuatan utama olahraga disabilitas Asia Tenggara. Meski tak keluar sebagai juara umum, capaian medali kontingen Indonesia dinilai mencerminkan daya saing dan ketangguhan bangsa di level regional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut pencapaian tersebut sebagai bukti bahwa Indonesia mampu menjaga tradisi prestasi di ajang multievent internasional, termasuk pada kompetisi atlet disabilitas terbesar di Asia Tenggara itu.
“Kontingen Merah Putih telah melaksanakan tugas negara dengan baik, membanggakan, dan membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang tangguh dan pemenang,” ujar Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
CdM Indonesia di ASEAN Para Games Reda Manthovani
Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand pada 20–26 Januari dengan raihan total 392 medali. Rinciannya, 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu berhasil dikumpulkan sepanjang keikutsertaan di ajang tersebut.
Hasil itu menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir, tepat di bawah Thailand yang berstatus tuan rumah. Thailand keluar sebagai juara umum dengan koleksi 175 emas, 155 perak, dan 157 perunggu.
Bagi Indonesia, peringkat kedua tersebut menegaskan konsistensi prestasi di tengah persaingan ketat kawasan. Erick Thohir menilai capaian ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh elemen kontingen, mulai dari atlet hingga jajaran pendukung di belakang layar.
Menpora secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, ofisial, tim Chef de Mission (CdM), serta NOC Indonesia. Menurutnya, kerja keras dan dedikasi mereka berperan besar dalam menjaga nama Indonesia tetap berada di papan atas ASEAN Para Games.
“Berkat kerja keras kalian, Indonesia berhasil mempertahankan nama sebagai salah satu negara yang mendominasi persaingan papan atas ajang ASEAN Para Games,” kata Erick.
Ia juga memastikan negara hadir untuk merayakan keberhasilan tersebut. Pemerintah, lanjut Erick, akan memberikan apresiasi dan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas perjuangan atlet-atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama bangsa.
ASEAN Para Games 2025 sendiri menjadi panggung pembuktian kekuatan olahraga disabilitas kawasan, sekaligus penanda kesinambungan prestasi Indonesia. Dengan hasil ini, Indonesia kembali menunjukkan bahwa pembinaan atlet disabilitas tetap berada di jalur kompetitif dan relevan menghadapi agenda olahraga internasional berikutnya.
Di Bawah Komando CdM Reda Manthovani, Indonesia Cetak Rekor di ASEAN Para Games 2025
Kontingen Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima
VIVA.co.id
27 Januari 2026

22 hours ago
1















