Ingin Haji Mabrur? Jangan Lewatkan Amalan Penting Ini Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

7 hours ago 1

Rabu, 15 April 2026 - 19:35 WIB

Jakarta, VIVA Ibadah haji merupakan impian besar bagi setiap umat Islam. Selain menjadi rukun Islam kelima, haji juga menjadi simbol kesempurnaan ibadah seseorang setelah menjalankan syahadat, shalat, puasa, dan zakat. Tidak heran jika banyak orang mempersiapkan diri bertahun-tahun demi bisa berangkat ke Tanah Suci.

Namun, haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan matang. Selain kesiapan finansial dan kesehatan, ada berbagai amalan penting yang dianjurkan sebelum berangkat haji agar ibadah yang dilakukan menjadi lebih sempurna dan penuh keberkahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Allah SWT telah menegaskan kewajiban haji dalam Al-Qur’an melalui firman-Nya:

وَللَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ الله غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Artinya, “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam. (QS Ali ‘Imran [3]: 97).

Agar ibadah haji berjalan dengan baik, ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum berangkat. Berikut penjelasan lengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Rabu, 15 April 2026.

1. Tobat dan Menyelesaikan Hak Sesama

Amalan pertama yang sangat dianjurkan adalah bertobat kepada Allah SWT. Jamaah haji disarankan untuk memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan, baik yang berkaitan dengan Allah maupun sesama manusia.

Selain itu, penting juga untuk menyelesaikan urusan dunia, seperti melunasi utang, mengembalikan barang pinjaman, serta memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan nafkah yang cukup. Bekal yang dibawa pun harus berasal dari harta yang halal agar ibadah menjadi lebih berkah.

2. Shalat Sunnah Dua Rakaat dan Membaca Doa

Sebelum berangkat, dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat. Pada rakaat pertama membaca surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan rakaat kedua membaca surat Al-Ikhlas.

Setelah itu, membaca doa berikut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

اللهم أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَأَنْتَ الْخَلِيْفَةُ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْوَلَدِ وَالْأَصْحَابِ اِحْفَظْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ كُلِّ آفَةٍ وَعَاهَةٍ اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي مَسِيْرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَطْوَى لَنَا الْأَرْضَ وَتُهَوِّنَ عَلَيْنَا السَّفَرَ وَأَنْ تَرْزُقَنَا فِي سَفَرِنَا سَلَامَةَ الْبَدَنِ وَالدِّيْنِ وَالْمَالِ وَتُبَلِّغَنَا حَجَّ بَيْتِكَ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah kawan dalam perjalanan dan Engkau adalah penjaga keluarga, harta, anak, dan teman, selamatkan kami dan mereka dari setiap petaka dan penyakit. Ya Allah, dalam perjalanan ini kami memohon kepada-Mu kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, dekatkan dan mudahkanlah perjalanan ini untuk kami. Anugerahkan pada kami dalam perjalanan ini keselamatan badan, agama, harta, serta sampaikanlah kami untuk menunaikan haji ke rumah-Mu dan menziarahi makam Nabi-Mu Muhammad saw.”

Halaman Selanjutnya

Saat keluar rumah, dianjurkan membaca:

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |