Ini Peran Bunda PAUD dalam Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini

10 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Peran Bunda PAUD kini semakin disorot dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa keberadaan Bunda PAUD bukan sekadar simbol, melainkan figur sentral dalam mendorong kemajuan pendidikan sejak tahap paling awal.

Direktur PAUD Kemendikdasmen, Kurniawan, menyebut bahwa Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun, khususnya implementasi satu tahun pendidikan prasekolah.

"Bunda PAUD merupakan figur sentral yang memiliki peran strategis dalam mendukung Gerakan Nasional PAUD Bermutu. Peran Bunda PAUD tidak sekadar simbolis," ujar Kurniawan dalam sebuah webinar dikutip dari Antara.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Oleh sebab itu, kehadiran Bunda PAUD diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak sejak dini.

Salah satu peran utama Bunda PAUD adalah mendorong keterlibatan masyarakat dalam pendidikan anak. Hal ini dilakukan dengan mengajak orang tua, komunitas, hingga pemangku kepentingan lain untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan PAUD yang berkualitas.

Selain itu, Bunda PAUD juga berfungsi sebagai koordinator lintas sektor. Mereka menjembatani berbagai pihak, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak, untuk menghadirkan layanan PAUD yang menyeluruh.

Konsep ini dikenal dengan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI), yaitu layanan yang tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.

"PAUD HI adalah layanan yang menggabungkan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan agar anak memperoleh pembelajaran yang relevan dan bermakna," ujar Kurniawan.

Tak hanya itu, Bunda PAUD juga berperan dalam memastikan kesiapan layanan di lapangan. Mulai dari ketersediaan fasilitas, tenaga pendidik, hingga akses bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk yang berada di wilayah terpencil.

Upaya ini penting untuk menjamin pemerataan akses pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia. Dengan dukungan Bunda PAUD, diharapkan tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan dasar yang berkualitas.

"Sebagai penggerak utama, Bunda PAUD harus mampu memotivasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan PAUD bermutu untuk semua," tambahnya.

Melalui peran tersebut, Bunda PAUD menjadi kunci dalam percepatan terwujudnya layanan pendidikan anak usia dini yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |