Jakarta, VIVA – Media sosial Instagram ramai diperbincangkan setelah banyak pengguna melaporkan penurunan jumlah followers secara drastis dalam waktu singkat. Fenomena yang disebut warganet sebagai “Great Purge of 2026” itu diduga berkaitan dengan langkah platform membersihkan akun bot, spam, dan followers tidak organik.
Hingga kini, pihak Meta belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Namun, laporan mengenai hilangnya followers dalam jumlah besar bermunculan di berbagai media sosial sejak awal Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan laporan yang beredar di Threads, jutaan akun palsu disebut dinonaktifkan hanya dalam beberapa jam. Dampaknya dirasakan oleh banyak akun, mulai dari pengguna biasa hingga kreator konten dan selebriti dunia.
Melansir dari Yahoo, Kamis, 7 Mei 2026, kreator kecil hingga menengah dilaporkan mengalami penurunan followers sekitar 2 persen hingga 5 persen dari total pengikut mereka. Sementara akun-akun dengan jumlah followers besar disebut mengalami penurunan jauh lebih signifikan.
Kylie Jenner disebut kehilangan lebih dari 15 juta followers. Akun resmi BLACKPINK juga dilaporkan kehilangan sekitar 10 juta pengikut. Selain itu, Cristiano Ronaldo dikabarkan kehilangan lebih dari 8 juta followers, dan Selena Gomez disebut turun sekitar 6 juta pengikut.
Penurunan tersebut diduga berkaitan dengan kebijakan baru Instagram mengenai konten original. Pada 5 Mei 2026, Instagram memperluas kebijakan yang menyatakan platform tidak lagi merekomendasikan akun yang sebagian besar mengunggah ulang konten milik pihak lain.
Selain itu, muncul laporan mengenai pembatasan dan banned akun yang diduga terjadi akibat sistem moderasi berbasis kecerdasan buatan atau AI. Teknologi tersebut disebut digunakan untuk mendeteksi aktivitas tidak autentik dan akun otomatis.
Namun, sejumlah pengguna menilai sistem tersebut terlalu agresif sehingga akun asli ikut terdampak dalam proses pembersihan.
Pengguna yang merasa akunnya terdampak disarankan memeriksa fitur “Account Status” melalui menu Settings > Account Status. Pengguna juga diminta menghindari aplikasi pihak ketiga seperti pelacak followers karena dapat memicu pemeriksaan tambahan dari sistem Instagram.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, pengguna dianjurkan lebih fokus mengunggah konten original agar tetap sesuai dengan pembaruan algoritma Instagram terbaru.
Meski belum ada penjelasan resmi dari Instagram, topik mengenai hilangnya followers massal tersebut telah menjadi perbincangan luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Akun IG Diretas hingga Makan Korban, Ahmad Dhani: Ini Sebenarnya Pembunuh Bayaran
Akun media sosial kembali menjadi celah kejahatan siber yang merugikan publik. Kali ini, musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani, menjadi korban peretasan akun IG.
VIVA.co.id
7 Mei 2026

1 week ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)