Iran Ancam Blokir Ekspor-Impor di Teluk Jika Blokade AS Berlanjut

5 days ago 15

Rabu, 15 April 2026 - 22:01 WIB

VIVA – Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya (KCHQ) Iran mengancam pada hari Rabu untuk memblokir ekspor dan impor melalui Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah sebagai tanggapan terhadap blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Komandan KCHQ Mayor Jenderal Ali Abdollahi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Fars, mengatakan jika AS, yang dianggap agresif dan teroris, terus melakukan tindakan blokade maritim ilegal serta menciptakan ketidakamanan bagi kapal dagang dan kapal tanker minyak Iran, maka langkah-langkah tersebut akan dianggap sebagai awal untuk melanggar kesepakatan gencatan senjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi militer AS blokade Selat Hormuz

Ia memperingatkan bahwa jika blokade berlanjut, angkatan bersenjata Iran "tidak akan mengizinkan ekspor atau impor apa pun untuk terus berlanjut" di jalur perairan strategis, termasuk Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah.

AS telah memberlakukan blokade angkatan laut di sekitar pelabuhan-pelabuhan Iran, Senin, setelah pembicaraan langsung mereka yang jarang terjadi di Pakistan, yang berakhir tanpa kesepakatan akhir pekan ini.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Menurut otoritas Iran, lebih dari 3.300 orang telah tewas dalam serangan udara gabungan AS-Israel di Iran sejak operasi militer itu dimulai. 

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat meluncurkan operasi Epic Fury

Trump Sindir Italia Sebut Masih Bergantung pada AS untuk Jaga Selat Hormuz

Hubungan Donald Trump dan PM Italia, Giorgia Meloni memanas. Hubungan diantara keduanya memanas setelah Trump secara terbuka mengkritik salah satu sekutu dekatnya

img_title

VIVA.co.id

15 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |