Kamis, 26 Maret 2026 - 20:18 WIB
Teheran, VIVA – Iran telah mengizinkan kapal-kapal dari beberapa negara sahabatnya, termasuk Rusia, untuk melewati Selat Hormuz.
"Kami telah mengizinkan kapal-kapal dari China, Rusia, India, Pakistan, dan Irak, serta negara-negara lain yang kami anggap sahabat, untuk melewati Selat Hormuz," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menurut saluran televisi satelit milik Lebanon, Al Mayadeen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Araghchi menambahkan bahwa Teheran tidak punya alasan untuk mengizinkan "kapal-kapal musuh" melewati Selat Hormuz.
Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.
Eskalasi ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto terhadap Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Blokade itu juga berpengaruh terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara di dunia. (Ant)
1.900 Kapal Tertahan di Selat Hormuz Imbas Konflik AS-Iran
Sekitar 1.900 kapal tertahan di Selat Hormuz akibat konflik Amerika Serikat dan Iran. Dampaknya, distribusi minyak terganggu dan tarif angkutan melonjak tinggi.
VIVA.co.id
26 Maret 2026

6 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



