Sabtu, 25 April 2026 - 15:39 WIB
Jakarta, VIVA – Kementerian Pertahanan Iran menyatakan pihaknya baru menggunakan sebagian kekuatan rudal dalam perang melawan Amerika Serikat (AS).
Demikian laporan dari Kantor Berita Tasnim, dikutip Sabtu, 25 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sebagian besar kemampuan rudal kami masih belum digunakan," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Jenderal Reza Talaei-Nik, dilansir dari ANTARA.
Dia menambahkan pasukan Iran tetap berada di posisi unggul sepanjang konflik.
"Pasukan kami mempertahankan supremasi udara penuh atas wilayah pendudukan Zionis (Israel) dan sebagian kemampuan rudal kami digunakan selama perang 40 hari," katanya.
Terkait konfrontasi di laut, ia mengeklaim kapal perang pihak lawan berulang kali mundur hingga ratusan kilometer dari Laut Oman sebagai respons atas tindakan tegas pasukan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz mengalami gangguan serius sejak AS dan Israel mulai menyerbu Iran sejak 28 Februari. Perang AS-Israel melawan Iran telah mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran akan dampak ekonomi berkepanjangan.
Sumber: Anadolu
Biaya Operasi Militer AS ke Iran Tembus Rp1.000 Triliun!
Biaya operasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran mencapai 61 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.000 triliun berdasarkan pemantau real time Iran War Cost Tracker.
VIVA.co.id
25 April 2026

5 hours ago
1



























