Kamis, 7 Mei 2026 - 09:00 WIB
VIVA –Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut Iran akan menjadi kekuatan besar dunia dan pemain penting di tingkat internasional jika negaranya berhasil memenangkan perang melawan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pesan audio yang dirilis Rabu Waktu setempat, Ghalibaf menyebut jika Iran menang dalam perang kali ini, maka akan membawa banyak keuntungan termasuk dari sisi ekonomi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kemenangan akhir dalam perang ini akan mengubah Iran menjadi pemain berpengaruh dalam sistem internasional, dan pencapaian itu akan membuka jalan bagi kemajuan material maupun spiritual negara," ujarnya dikutip dari laman presstv.ir, Kamis 7 Mei 2026.
Meski begitu, Ghalibaf mengakui rakyat Iran saat ini mengalami penderitaan akibat perang dan tekanan ekonomi yang muncul setelahnya. Maka dari itu, saat ini kata Qalibaf Iran memnbutuhkan persatuan dan solidaritas yang kuat dibandingkan sebelumnya.
Ghalibaf juga mengajak masyarakat Iran untuk berkorban demi membantu negara mencapai kemenangan.
"Sekarang adalah waktunya bagi semua orang untuk saling membantu agar kita bisa mencapai tujuan besar berupa kemenangan dan kebanggaan bagi Iran tercinta dengan lebih sedikit kesulitan. Tentu saja, pencapaian sebesar ini pasti memiliki tantangan tersendiri," katanya.
Dalam pesannya, Ketua Parlemen Iran itu juga menuduh AS berharap tekanan ekonomi dan blokade laut terhadap Iran dapat memengaruhi rakyat hingga memicu perlawanan terhadap pemerintah mereka sendiri.
Meski demikian, ia mengatakan sejarah telah membuktikan bahwa rakyat Iran mampu bertahan menghadapi tekanan sebesar apa pun demi menjaga martabat negara dan keyakinan mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti diketahui sebelumnya, Ghalibaf didapuk menjadi pemimpin delegasi Iran dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, pada 11 dan 12 April lalu. Pertemuan tersebut digelar beberapa hari setelah Pakistan memediasi gencatan senjata guna menghentikan agresi AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai sejak akhir Februari.
Namun, pembicaraan itu akhirnya gagal setelah Ghalibaf dan sejumlah pejabat Iran menilai Amerika Serikat mengajukan tuntutan yang terlalu berat untuk mencapai kesepakatan penghentian perang secara permanen.
Bikin Geram! Trump Pamer Berhasil Habisi Militer Iran di Depan Anak-anak
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendapat kritik keras usai pernyataannya di hadapan sejumlah anak-anak dalam sebuah acara penandatangan di Oval Office Gedung Putih
VIVA.co.id
7 Mei 2026

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)