VIVA – Pemerintah dan otoritas olahraga Italia menolak usulan agar tim nasional mereka menggantikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Penolakan ini disampaikan oleh Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi dan Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio. Menurut mereka, lolos ke Piala Dunia harus ditentukan melalui hasil di lapangan, bukan intervensi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Buonfiglio menilai gagasan tersebut tidak layak dan bahkan menyinggung prinsip dasar sportivitas. Ia menegaskan bahwa Timnas Italia harus menerima kenyataan setelah gagal lolos melalui jalur kualifikasi.
“Pertama, saya tidak berpikir bahwa itu mungkin terjadi. Kedua, saya justru merasa Tersinggung. Sebuah tim harus berada dalam kondisi layak untuk tampil di Piala Dunia,” ujarnya dikutip VIVA dari Football Italia, Sabtu, 25 April 2026.
Hal senada disampaikan Abodi yang menilai Italia telah kehilangan kesempatan saat kalah di pertandingan. Menurutnya, tidak pantas bagi sebuah tim untuk tampil di Piala Dunia tanpa melalui proses kualifikasi yang sah.
“Hal itu tidak layak. Sebuah tim seharusnya lolos di lapangan,” kata Abodi.
Usulan agar Italia menggantikan Iran pertama kali disampaikan oleh Paolo Zampolli, utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengaku telah menyampaikan ide tersebut kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan pihak terkait sebagai opsi cadangan.
Zampolli menyebut usulan itu bukan dorongan politik, melainkan rencana antisipasi jika Iran batal tampil akibat situasi konflik di Timur Tengah. Ia juga menilai Italia memiliki legitimasi historis sebagai juara dunia empat kali.
“Saya mengonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan presiden FIFA agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” ujarnya kepada Financial Times.
Aksi Menggetarkan Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, Tas Sekolah Jadi Simbol Duka
Meski demikian, sejumlah pejabat Italia lainnya juga menolak wacana tersebut. Menteri Ekonomi Italia Giancarlo Giorgetti bahkan menyebut ide itu memalukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara pelatih asal Italia Gianni De Biasi menilai Italia tidak membutuhkan dukungan politik untuk bisa tampil di turnamen besar.
Di sisi lain, FIFA tetap mempertahankan posisi bahwa Iran berhak tampil di Piala Dunia 2026. Infantino menegaskan bahwa olahraga seharusnya berada di luar ranah politik dan Iran dipastikan akan berpartisipasi.
Halaman Selanjutnya
“Tim Iran pasti akan datang. Mereka benar-benar ingin bermain, dan mereka harus bermain. Olahraga harus berada di luar politik,” ujarnya.

22 hours ago
3



























