Jensen Huang Prediksi Pekerjaan Terampil Jadi Tren di 2026: Tukang Listrik hingga Tukang Ledeng Bakal Booming! 

4 weeks ago 9

Senin, 29 Desember 2025 - 19:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang awal tahun 2026, jutaan lulusan Gen Z menghadapi kenyataan pahit. Pasar kerja tidak lagi menjanjikan kemapanan seperti dulu, perekrutan entry-level melambat, persaingan meningkat, dan janji bahwa gelar sarjana akan langsung membuka jalan karier yang stabil, kini mulai memudar.

Bagi para pencari kerja muda, saran dari para CEO dunia ini bisa menjadi penunjuk arah. Mereka menekankan pentingnya menghadapi tantangan, bersikap penasaran, mengambil tanggung jawab atas karier sendiri, dan tetap adaptif. 

Melalui pendekatan tersebut, Gen Z dapat menonjol bahkan di pasar kerja yang penuh ketidakpastian.

“Lari menuju masalah yang paling sulit, jangan berjalan, lari, di situlah Anda menemukan peluang terbesar, belajar paling banyak, menonjol, dan yang terpenting, berkembang,” kata Lisa Su, CEO AMD, sebagaimana dikutip dari Fortune, Senin, 29 Desember 2025.

Menurutnya, menghadapi kesulitan justru mempercepat pembelajaran dan memberi dampak yang nyata. Kemudian, Andy Jassy, CEO Amazon, meyakinkan Gen Z bahwa tidak perlu mengetahui seluruh jalur karier sejak awal. 

“Banyak orang muda merasa mereka harus tahu apa yang ingin dilakukan untuk hidup mereka pada usia 21 atau 24 tahun. Saya tidak percaya itu benar,” ujarnya. Jassy sendiri menapaki beragam pekerjaan sebelum menjadi CEO, dari sportscasting hingga investasi, dan menekankan pentingnya mengetahui apa yang tidak ingin dilakukan sama pentingnya dengan mengetahui apa yang ingin dilakukan.

Lebih lanjut, Chris Kempczinski, CEO McDonald’s, mengingatkan, bahwa tidak ada yang peduli dengan karier Anda lebih dari diri Anda sendiri. "Anda harus menguasai dan membuat hal-hal terjadi untuk diri sendiri,” katanya. Bersikap terbuka dan siap mengambil kesempatan, menurutnya, akan membuka jalan untuk langkah karier berikutnya.

Jensen Huang, CEO Nvidia, menyoroti peluang di bidang keahlian teknis dan perdagangan terampil. “Jika Anda seorang tukang listrik, tukang ledeng, atau tukang kayu, kita akan membutuhkan ratusan ribu pekerja untuk membangun semua pabrik ini. Segmen pekerjaan terampil akan booming,” ungkapnya blak-blakan. 

Pendiri dan Kepala Eksekutif NVidia, Jensen Huang.

Photo :

  • VIVA/Lazuardhi Utama

Sementara itu, Doug McMillon, CEO Walmart, mengingatkan pentingnya mengambil inisiatif. “Salah satu alasan saya mendapatkan kesempatan yang saya dapat adalah karena saya mengangkat tangan ketika atasan sedang tidak ada. Ini memberi saya kesempatan bertatap muka dengan manajemen senior dan menunjukkan kesiapan saya untuk jenjang berikutnya.”

Halaman Selanjutnya

Kesimpulannya, para CEO ini menekankan bahwa mindset, rasa ingin tahu, keberanian menghadapi tantangan, dan kepemilikan penuh atas karier adalah kunci bagi Gen Z untuk bertahan dan berkembang di pasar kerja yang penuh dinamika.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |