Selasa, 21 April 2026 - 00:00 WIB
VIVA –Senin 20 April gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Jepang dan memicu tsunami. Gempa yang berpusat di perairan Samudera Pasifik lepas pantai prefektur Iwate bagian utara ini terjadi pada pukul 16.53 waktu setempat atau sekitar pukul 14.53 WIB.
Menyusul dengan gempa tersebut, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan khusus tentang meningkatnya risiko gempa susulan dengan magnitude 8,0 atau lebih. Badan meteorologi Jepang menyatakan kemungkinan terjadinya gempa besar baru saat ini relatif lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melansir laman Channel News Asia, Selasa 21 April 2026, meski demikian BMKG Jepang menegaskan bahwa peringatan lanjutan soal kemungkinan gempa susulan hanya menunjukkan peningkatan risiko, bukan prediksi pasti gempa dengan kekuatan besar itu terjadi.
“Meskipun kemungkinannya rendah, gempa besar masih bisa terjadi. Karena itu, mohon periksa kembali kesiapsiagaan menghadapi gempa di wilayah ini,” demikian pernyataan mereka.
Menjelang malam, pihak berwenang sedikit menurunkan tingkat peringatan tsunami, namun tetap mengeluarkan imbauan adanya potensi gelombang hingga 1 meter di sepanjang pesisir timur laut Pasifik.
Sejauh ini belum ada laporan korban luka serius atau kerusakan besar, kata Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara dalam konferensi pers.
Rekaman dari stasiun televisi nasional NHK juga tidak menunjukkan kerusakan yang jelas di beberapa pelabuhan di Iwate.
Meski demikian, para pejabat mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam sepekan ke depan, terutama dalam dua hingga tiga hari ke depan, dan berpotensi menimbulkan guncangan yang lebih kuat.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri menyatakan telah membentuk tim manajemen krisis, sementara pemerintah tengah memeriksa kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan properti serius.
“Bagi Anda yang tinggal di wilayah terdampak peringatan, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” ujar Perdana Menteri Sanae Takaichi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai informasi, guncangan gempa yang terjadi pada Senin sore waktu setempat begitu kuat hingga terasa sampai menggoyang gedung-gedung tinggi di ibu kota Tokyo, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.
Sekitar 40 menit setelah gempa, gelombang tsunami setinggi 80 cm menghantam sebuah pelabuhan di Kuji, Iwate. Sebelumnya, kekuatan gempa sempat diperkirakan 7,4 sebelum diketahui bahwa gempa tersebut ternyata 7,7 magnitudo.
Gempa M 7,5 Hantam Jepang: Kereta Shinkansen Berhenti Total, Begini Kondisi Pembangkit Listrik Nuklir Fukushima
Jepang diguncang gempa M 7,5! Peringatan tsunami 3 meter keluar, Shinkansen berhenti total, dan TEPCO ungkap kondisi terkini PLTN Fukushima usai guncangan hebat di Iwate.
VIVA.co.id
20 April 2026

2 days ago
3










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















