Liputan6.com, Jakarta - Kanker paru-paru selama ini identik dengan kebiasaan merokok. Padahal, penyebab kanker paru tidak sesederhana itu. Ada banyak faktor lain yang bisa memicu penyakit ini, mulai dari polusi udara, faktor usia, hingga genetik.
Konsultan Senior Ahli Onkologi Medis Parkway Cancer Center, Tanuja Rajasekaran, mengatakan, kanker paru tidak hanya menyerang perokok.
"Jangan merasa aman hanya karena tidak merokok. Bukan berarti Anda terhindar dari kanker paru. Kanker ini dapat menyerang siapa saja," ujarnya dalam diskusi media 'Pergeseran Demografi Kanker di Indonesia: Kanker Paru pada Usia Produktif' di Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026.
Bagaimana Kanker Paru Terjadi?
Secara medis, kanker paru terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Proses ini bermula dari mutasi pada sel normal. Mutasi tersebut mengubah perilaku sel sehingga terus membelah tanpa mekanisme kontrol yang semestinya.
"Mutasi dapat terakumulasi dalam jangka panjang hingga akhirnya berkembang menjadi keganasan. Sel yang telah berubah juga berpotensi menyebar ke organ lain," tambah Tanuja.
Oleh sebab itu, memahami berbagai faktor risiko menjadi penting agar masyarakat lebih waspada.
1. Paparan Polusi Udara
Paparan polusi udara menjadi salah satu faktor yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi masyarakat perkotaan.
Partikel halus dari asap kendaraan, pembakaran sampah, serta emisi industri dapat terhirup setiap hari tanpa disadari. Paparan jangka panjang terhadap udara tercemar dapat menyebabkan iritasi dan peradangan kronis pada saluran pernapasan.
"Kondisi tersebut berpotensi memicu perubahan pada struktur sel paru," ujarnya.
Paparan berulang terhadap zat berbahaya di udara dapat meningkatkan risiko terjadinya mutasi sel, yang menjadi awal berkembangnya kanker.
2. Faktor Usia dan Penurunan Sistem Imun
Usia juga berperan besar dalam meningkatkan risiko kanker paru. Seiring bertambahnya usia, sel-sel tubuh mengalami proses penuaan alami. Mutasi kecil yang sebelumnya masih bisa diperbaiki tubuh, lama-kelamaan sulit diatasi karena sistem imun mulai menurun.
"Semakin kita bertambah umur, sistem imunitas juga menurun. Inilah yang menyebabkan angka kejadian kanker cenderung meningkat pada kelompok usia lanjut," tambahnya.
Ketika daya tahan tubuh melemah, kemampuan untuk menghancurkan sel abnormal juga berkurang. Akibatnya, sel yang mengalami perubahan genetik lebih mudah berkembang tanpa terdeteksi.
3. Faktor Genetik dan Mutasi Spesifik
Sebagian kasus kanker paru dipicu oleh mutasi gen tertentu yang mendorong pertumbuhan sel secara terus-menerus. Mutasi ini bisa terjadi secara spontan maupun dipengaruhi paparan lingkungan.
Saat ini, pemeriksaan profil molekuler dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mutasi genetik spesifik yang mendasari kanker. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan terapi yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik tumor pasien.
4. Kombinasi Berbagai Faktor
Tidak semua penyebab kanker paru dapat dijelaskan secara tunggal. Penyakit ini bersifat multifaktorial. Faktor lingkungan, paparan zat berbahaya, kondisi tubuh, hingga kerentanan genetik dapat saling berinteraksi memicu perubahan sel.
Seseorang bisa memiliki satu atau lebih faktor risiko tanpa menyadari adanya gangguan pada paru-paru. Karena itu, meski tidak merokok atau merasa sehat, kewaspadaan tetap diperlukan.

20 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515458/original/075779700_1772175833-hambali.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515782/original/064157400_1772189910-IMG-20260227-WA0002.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514927/original/017366200_1772121996-WhatsApp_Image_2026-02-26_at_20.18.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387034/original/016431500_1761029257-fitness-girl-measuring-herself.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514898/original/015286900_1772117631-WhatsApp_Image_2026-02-26_at_20.14.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4914491/original/056519000_1723296606-fotor-ai-2024081020286.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514861/original/025345600_1772114260-IMG-20260226-WA0106.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5234184/original/087376700_1748337352-13891a88-af14-46fe-9133-64b60982b12a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514818/original/076173900_1772108555-Plt_kemenkes_andi_saguni_26_feb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5514263/original/027606400_1772085220-jeffry.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510220/original/013963000_1771822955-pexels-pixabay-144248.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299507/original/054605100_1753842252-c86f471a-703b-49ed-bf9f-ea0e7d99f788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513443/original/031261000_1772013061-IMG20260225094636.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770210/original/023945300_1710251088-20240312-Berburu_Takjil-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5177593/original/020614500_1743217179-2bbdbe92-88f5-4db1-a02f-511f4b3352d8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512679/original/024210400_1771990462-pasien_kanker_puasa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4624482/original/098799900_1698292432-saraf_kejepit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512996/original/042364300_1772000456-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_12.52.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3323368/original/057006800_1607930307-20201214-Vaksin-Campak-Pentablo-dan-Polio-penyuluhan-anak-anak-DWI-2.jpg)











:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)




