Karyawan Sempat Tak Ngaku Mencuri, Tasyi Athasyia Akhirnya Lapor Polisi demi Beri Efek Jera

3 hours ago 2

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:42 WIB

VIVA – Tasyi Athasyia akhirnya mengambil langkah hukum setelah mengungkap dugaan pencurian barang-barang miliknya yang dilakukan oleh seorang karyawan. Bukan semata karena nilai kerugian yang disebut mencapai lebih dari Rp500 juta, Tasyi mengaku keputusan melapor polisi diambil karena ingin memberikan efek jera.

Menurut Tasyi, barang yang diduga dicuri bukan hanya satu atau dua. Dari penelusuran yang dilakukan setelah menemukan bukti transaksi, setidaknya terdapat hampir 12 barang miliknya yang diketahui telah dijual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut membuat Tasyi merasa persoalan ini tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan memberikan maaf. Terlebih, ia menyebut karyawan tersebut sempat tidak mengakui perbuatannya ketika pertama kali ditanya.

Tasyi Ungkap Alasan Memilih Jalur Hukum

Melalui unggahan di media sosial, Tasyi menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak terlalu memikirkan nilai barang yang hilang. Hal yang lebih membuatnya khawatir adalah dugaan pencurian tersebut disebut telah dilakukan berkali-kali.

“AGUSTUS A NYA APA????? Alhamdulillah malingnya ketauan? Aku bukan mikirin barangnya, cuma jujur karena mencurinya hampir 12 barang wich is 12 kali jatohnya bahaya kalo ga dikasih efek jera guys?,” tulis Tasyi yang dikutip dari Instagramnya pada Minggu, 9 Agustus 2026. 

Pelaku Sempat Tak Mengaku saat Ketahuan

Keputusan Tasyi membawa kasus tersebut ke polisi juga tidak terlepas dari sikap karyawan yang disebut masih memberikan jawaban tidak jujur setelah bukti ditemukan.

Sebelumnya, dugaan pencurian itu mulai terbongkar ketika salah satu anggota tim Tasyi menemukan notifikasi email yang berkaitan dengan transaksi penjualan barang. Dari sana, tim kemudian menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada barang-barang milik Tasyi yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Setelah bukti diperlihatkan, karyawan tersebut akhirnya disebut mengakui perbuatannya. Bahkan, menurut Tasyi, jumlah barang yang telah dijual kemungkinan lebih banyak daripada yang awalnya diketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Tasyi mengaku tetap merasa heran dengan respons karyawan tersebut setelah pengakuan diberikan.

“Dan setelah ketauan pun masih bohong terus, dan setelah ngaku pun mukanya ga ada nyesel2nya , nangis aja engga, sampe aku yg nanya kok bisa ga nangis, baru pura2 nangis? jujur agak bingung,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Bukan Sekadar Masalah Kerugian Materi

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |