Kemenko PM Dorong Kolaborasi Pembangunan Hijau Berbasis Desa untuk Pengentasan Kemiskinan

1 day ago 2

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIB

Jakarta, VIVA – Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Haris menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Ekspos Program SIGAP di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang diselenggarakan oleh Yayasan IRE dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) di Yogyakarta.

Kegiatan bertajuk 'Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah dan Desa/Kampung' tersebut menjadi ruang bersama bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, NGO, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk berbagi praktik baik pembangunan hijau berbasis desa dan kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam paparannya, Abdul Haris menegaskan bahwa pembangunan hijau dan pemberdayaan masyarakat desa harus berjalan secara terintegrasi melalui kolaborasi multipihak. Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak lagi dapat dipisahkan dari aspek sosial dan lingkungan, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, kemiskinan, dan ketimpangan wilayah.

“Pembangunan desa dan kawasan ke depan harus mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan tetap menjaga daya dukung lingkungan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, NGO, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Abdul Haris dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Abdul Haris juga menyampaikan bahwa desa dan kawasan perdesaan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional pengentasan kemiskinan sebagaimana amanat Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. 

Berbagai pendekatan seperti perhutanan sosial, pengembangan ekonomi lokal, agroforestry, desa wisata, dan penguatan kelembagaan masyarakat dinilai mampu menjadi instrumen pemberdayaan sekaligus penciptaan lapangan kerja baru di desa.

Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya penguatan koordinasi program di tingkat daerah agar berbagai intervensi lintas sektor dapat lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan berbasis data, penguatan kawasan, serta pembangunan berbasis potensi lokal menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung transformasi pembangunan hijau di Kalimantan.

Kegiatan ini turut menghadirkan pemerintah daerah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, mitra pendamping masyarakat, akademisi, serta berbagai organisasi yang selama ini aktif mendukung pembangunan kawasan dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis lingkungan berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya

Melalui forum ini diharapkan tercipta penguatan kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |