Kamis, 23 April 2026 - 12:07 WIB
VIVA – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary mengimbau jemaah haji Indonesia yang baru tiba di Madinah untuk menjaga kesehatan serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji.
Imbauan itu disampaikan dia usai menyambut kedatangan jamaah calon haji kloter pertama berasal dari Yogyakarta yang tiba di Bandara Madinah, Rabu, 22 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Alhamdulillah, jamaah mendarat dan langsung menuju hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid," kata Yusron dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Ia mengaku selama tiga tahun pengalaman dalam penyelenggaraan haji, baru kali ini mendapati jemaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang dekat dengan Masjid Nabawi.
Dalam kesempatan itu, Yusron juga menyoroti banyak anggota jemaah lanjut usia dalam kloter tersebut. Oleh karena itu menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang, dengan menjaga pola makan, minum secara cukup, serta mengonsumsi vitamin jika diperlukan guna menjaga stamina selama berada di Tanah Suci.
“Jangan memaksakan diri beribadah jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan. Kita berharap jamaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,” katanya.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan kesehatan bagi jamaah calon haji seperti Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) serta penguatan sistem rujukan dengan rumah sakit di Arab Saudi buka 24 jam selama musim haji.
"KKHI 24 jam tiap hari, ya," ujar Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah Enny Nuryanti.
Ia mengatakan langkah tersebut untuk menjaga kondisi kesehatan jamaah, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia memastikan tenaga medis selalu tersedia dan siaga dalam menangani berbagai keluhan kesehatan jamaah. KKHI Madinah didukung oleh tim yang terdiri atas dokter umum dan spesialis, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga ahli sanitasi.
Dari sisi fasilitas, KKHI telah dilengkapi dengan ambulans, ruang perawatan dengan tempat tidur pasien, serta peralatan medis seperti radiologi rontgen, USG, dan apotek untuk menunjang pelayanan kesehatan secara menyeluruh. (antI
Pesan Menhaj ke Petugas Haji: Beri Pelayanan Terbaik, Bukan Cari Kenyamanan Pribadi
Gus Irfan menyampaikan tugas petugas haji, khususnya di Makkah, merupakan amanah besar karena kota tersebut menjadi pusat berkumpulnya jamaah dari seluruh dunia.
VIVA.co.id
23 April 2026

6 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















