Korut Tepis Tuduhan AS soal Serangan Siber, Ancam Akan Balas

1 week ago 11

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:35 WIB

Jakarta, VIVA Korea Utara (Korut) menyangkal tuduhan Amerika Serikat (AS) bahwa negaranya berada di balik aktivitas peretasan internasional baru-baru ini. 

Korea Utara menyebut tuduhan terkait serangan siber tersebut sebagai fitnah absurd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri Korut mengatakan AS sedang membangun narasi tentang ancaman siber yang tidak ada untuk tujuan politik, dan menggambarkan klaim tersebut sebagai fitnah yang absurd untuk menodai citra Korea Utara.

"Baru-baru ini, lembaga-lembaga pemerintah AS, 'media reptil', dan organisasi penyebar narasi konspirasi berusaha menebar pemahaman yang salah tentang DPRK kepada komunitas internasional, dengan membicarakan apa yang mereka sebut 'ancaman siber' dari DPRK yang sebenarnya tidak ada," kata sang jubir menurut laporan Kantor Berita Korut, KCNA, dilansir dari ANTARA, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia mengatakan AS yang mengaku memiliki kekuatan teknologi siber terbaik di dunia justru menyebut diri sebagai "korban," sementara Korut selalu dikaitkan dengan semua penipuan siber.

Ia menambahkan tuduhan AS itu merupakan kelanjutan dari kebijakan bermusuhan AS terhadap Korut dan bermotif politik.

Korut memperingatkan akan secara aktif mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela kepentingannya dan melindungi hak serta kepentingan warganya.

AS telah berulang kali menuduh Korut melakukan aktivitas siber yang disponsori negara, termasuk peretasan, pencurian mata uang kripto, dan jaringan pekerja TI di luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Departemen Keuangan AS pada Maret menjatuhkan sanksi terhadap enam individu dan dua entitas yang terkait dengan operasi pekerja TI Korut, dengan alasan mereka membantu menyalurkan pendapatan ilegal melalui aset digital.

Sumber: Anadolu

Ilustrasi blokade AS terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz layaknya aksi bajak laut

Iran Ultimatum AS Tak Mau Bahas soal Nuklir Sebelum Sepakati Isu Ini

Berdasarkan doktrin keamanan dan fatwa pemimpin tertinggi, telah berulang kali menyatakan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir dan program nuklirnya bersifat damai.

img_title

VIVA.co.id

3 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |