KPK: 81 Persen Koruptor Pria Alirkan Uangnya ke Wanita Simpanan

4 hours ago 1

Senin, 20 April 2026 - 13:54 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo menyebut, bahwa para koruptor kerap mengalirkan uang hasil korupsinya kepada wanita simpanannya.

Hal ini diungkapkan Ibnu saat acara Sosialisasi Penguatan Integritas dan Praktik Antikorupsi dilihat di kanal YouTube Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Minggu 19 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibnu awalnya menjelaskan bahwa tindak pidana korupsi tidak terlepas dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dimana TPPU tersebut biasanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, keluarga, dan pergi liburan. Selain itu setelah kebutuhannya terpenuhi sambung Ibnu, aliran uang tersebut diberikan kepada wanita simpanan.

"Biasanya pelakunya itu 81 persen pelakunya laki-laki, terus didekatilah itu (wanita) yang cantik-cantik. Itu cerita apa adanya. Tapi itu betul adanya, ratusan juta dikucurkan kepada cewek itu," katanya.

Ibnu juga mengungkapkan, bahwa korupsi bisa jadi awal mula terjadinya perselingkuhan ataupun sebaliknya.

"Itu (perselingkuhan) muncul karena korupsi, salah satunya. Bisa korupsi terjadi suatu perselingkuhan, bisa selingkuh menjadi korupsi," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menuturkan, bahwa korupsi memiliki dampak negatif yang luar biasa, tidak hanya merusak hubungan keluarga tetapi juga mengganggu terhadap moral dan psikologis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rusaknya tatanan moral, merusak psikologis, bahkan ada yang stres, bahkan ada yang bunuh diri," tuturnya.

tvOnenews/Aldi Herlanda

Ilustrasi Gedung KPK

KPK Wanti-wanti Pelaku Pasar Modal soal Risiko Kejahatan Korporasi, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti para pelaku industri pasar modal mengenai tingginya risiko kejahatan korporasi yang mengintai sektor strategis ini.

img_title

VIVA.co.id

18 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |