Laga EPA U-20 Berujung Ricuh: Dewa United Laporkan Aksi 'Tendangan Kungfu' Pemain Bhayangkara FC ke Jalur Hukum

5 hours ago 1

Senin, 20 April 2026 - 13:23 WIB

Tangerang, VIVA – Dunia sepak bola tanah air kembali diwarnai aksi yang tidak sportif. Laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 yang mempertemukan Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 berakhir dengan laporan kepolisian setelah terjadi insiden kekerasan fisik di lapangan.

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menyatakan kekecewaan mendalam dan mengecam keras tindakan anarkis yang menimpa pemainnya. Tak tanggung-tanggung, pihak manajemen Dewa United memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi dan Pelaku

Insiden ini mencuat setelah foto-foto yang memperlihatkan aksi "tendangan kungfu" viral di media sosial. Menurut pernyataan resmi manajemen, kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh beberapa individu dari kubu Bhayangkara FC U-20.

Nama-nama yang dilaporkan antara lain:

  • Fadly Alberto (Pemain)
  • Ahmad Catur Prasetyo
  • Aqilah Aljundi
  • Ferdiansyah (Anggota tim kepelatihan)

Ironi Sosok Fadly Alberto

Keterlibatan Fadly Alberto menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, pemain muda ini merupakan sosok berbakat yang sempat membela Timnas Indonesia di ajang bergengsi Piala Dunia U-17 2025. Sangat disayangkan jika potensi besar tersebut harus tercoreng oleh aksi emosional yang jauh dari nilai-nilai fair play.

Kondisi Korban

Ardian Satya Negara mengonfirmasi bahwa salah satu pemain Dewa United yang menjadi korban kekerasan saat ini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak akan tinggal diam. Ini bukan lagi sekadar dinamika pertandingan, tapi sudah masuk ke ranah kekerasan fisik yang membahayakan nyawa atlet. Kami menuntut keadilan melalui jalur hukum bagi para pelaku, termasuk oknum pelatih yang terlibat," tegas Ardian.

Pihak Dewa United berharap kejadian ini menjadi pelajaran keras bagi seluruh insan sepak bola Indonesia agar menjaga sportivitas dan profesionalisme, terutama di level pembinaan usia muda. Hingga berita ini diturunkan, pihak Bhayangkara FC maupun operator liga belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait sanksi disiplin yang akan dijatuhkan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak

Pernyataan Berkelas Bojan Hodak Jelang Persib Bandung Hadapi Dewa United

Pelatih Bojan Hodak mulai menebar ancaman jelang duel panas kontra Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/2026. Laga ini bakal digelar di Stadion Internasional Ba

img_title

VIVA.co.id

19 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |