Lebih dari 20 Kapal Berhasil 'Terobos' Selat Hormuz, Satu Kapal Angkut LPG Tujuan RI

4 hours ago 2

Senin, 20 April 2026 - 14:12 WIB

VIVA – Lebih dari 20 kapal melewati Selat Hormuz pada hari Sabtu, jumlah kapal tertinggi yang melintasi jalur air tersebut sejak 1 Maret, menurut data dari perusahaan analisis perkapalan Kpler.

Transit tersebut menunjukkan adanya lalu lintas komersial yang berkelanjutan melalui jalur strategis tersebut meskipun ketegangan di kawasan itu meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara kapal-kapal yang melintas pada hari Sabtu, lima di antaranya terakhir kali memuat kargo di Iran, membawa produk mulai dari turunan minyak hingga logam. Tiga dari kapal-kapal tersebut adalah kapal pengangkut gas minyak cair (LPG), dengan satu menuju Tiongkok dan satu lagi menuju India, menurut data tersebut.

Kapal-kapal lain yang berangkat termasuk kapal-kapal yang membawa produk dari Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Antara lain, kapal tanker berbendera Panama, Crave, yang membawa LPG dari Uni Emirat Arab, sedang menuju Indonesia.

Dua dari tiga kapal tanker - Akti A dan Athina - yang membawa produk olahan yang dimuat dari Bahrain masing-masing sedang menuju Mozambik dan Thailand. Kemudian, kapal tanker berbendera Liberia, Navig8 Macallister, sedang mengirimkan sekitar 500.000 barel nafta UEA ke Ulsan di Korea Selatan.

Kapal pengangkut minyak mentah berukuran sangat besar (Very Large Crude Carrier/VLCC) berbendera Liberia, FPMC C Lord, membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah Saudi dan menuju pelabuhan Mailiao di Taiwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, kapal Desh Garima berbendera India, yang memuat sekitar 780.000 barel minyak mentah Das dari UEA, sedang menuju Sri Lanka. Kapal Ruby, yang membawa pupuk Qatar, sedang menuju UEA.

Kapal pengangkut curah (Curk Carrier/CCO) Merry M membawa kokas minyak bumi yang dimuat dari Arab Saudi ke Ravenna di Italia.
 

Ilustrasi papan IHSG.

IHSG Sesi I Goyah Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi, Cek 3 Saham Paling Kinclong di Jajaran LQ45

IHSG turun seiring meningkatnya ketidakpastian global pasca penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran. IHSG melemah 0,16 persen atau 12,42 poin pada sesi I.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |