Kamis, 23 April 2026 - 13:00 WIB
VIVA –Setelah lebih dari tujuh minggu pasca meninggalnya petinggi tertingg Iran, Ayatollah Ali Khamenei, jenazahnya diketahui belum dimakamkan hingga saat ini. Hal ini cukup kontras dari tradisi dan politik Iran. Lantas apa yang memnbuat mendiang Ali Khamenei belum dimakamkan hingga saat ini?
Melansir laman NDTV, Kamis 23 April 2026, seorang pakar keamanan menilai penundaan panjang bukan karena situasi perang semata melainkan lebih disebbakan oleh rasa takut. Behnam Talebulu dari Foundation for the Defence of Democracies mengatakan kepada New York Post bahwa pemerintahan Mojtaba Khamenei saat ini lumpuh karena ketakutan dan tidak berada dalam posisi yang memungkinkan untuk menggelar upacara penghormatan besar meskipun telah ada kesepakatan gencata senjata dengan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai perbandingan, jutaan orang menghadiri pemakaman pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini, pada tahun 1989. Namun, upacara serupa tidak dapat diselenggarakan untuk Ali Khamenei karena Israel terus melancarkan serangan ke Iran selama beberapa minggu.
“Singkatnya, rezim ini terlalu takut dan terlalu lemah untuk mengambil risiko,” ujarnya.
Dijelaskannya ada beberapa alasan yang membuat Iran menghindari penyelenggaraan upacara pemakaman Ali Khamene. Dijelaskannya, Iran khawatir terhadap kemungkinan serangan udara Israel serta potensi munculnya aksi protes dari kalangan nasionalis.
Selain itu, faktor lainnya yang membuat Iran belum menggelar upacara pemakaman Ali Khamenei hingga sat ini lantaran Mojtaba Khamenei pemimpin tertinggi yang baru hampir tidak pernah muncul di hadapan publik hingga saat ini.
Seperti diketahui beberapa minggu sejak wafatnya Ali Khamenei, Mojtaba belum juga tampil di depan publik. Jika pemerintah Iran memutuskan untuk memakamkan ayahnya mereka harus menjelaskan ketidakhadiran Mojtaba.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Hal ini sangat mencolok. Pada tahun 1989, pemakaman pendiri rezim dihadiri oleh massa dalam jumlah sangat besar, tetapi satu generasi kemudian, penggantinya bahkan belum mampu menggelar pemakaman lebih dari sebulan setelah wafat.. Republik Islam sering mengklaim menguasai situasi di jalanan, tetapi pemadaman internet selama 50 hari sudah cukup menunjukkan kenyataannya. Rezim takut akan dampak jika kebenaran terungkap,” kata Taleblu.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kota Mashhad di timur laut Iran sebagai lokasi pemakaman. Kota itu merupakan kampung halaman Khamenei dan terletak di dekat perbatasan dengan Turkmenistan, jauh dari jangkauan Israel.
China soal Perpanjangan Gencatan Senjata Sepihak oleh Trump: Situasi Timur Tengah Masih Kritis
China mendukung perpanjangan gencatan senjata Iran dan Amerika Serikat (AS), namun Beijing menilai situasi di kawasan Timur tengah masih dalam tahap kritis
VIVA.co.id
23 April 2026

3 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















