Maling Motor Tembak Polisi hingga Tewas di Lampung, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal

2 days ago 4

Senin, 11 Mei 2026 - 20:40 WIB

Jakarta, VIVA – Brigadir Arya Supena (34) tewas ditembak saat memergoki pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang sedang beraksi di Bandarlampung pada Sabtu 9 Mei 2026. Arya ditembak di bagian kepala sampai nyawanya tak terselamatkan.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan aparat kepolisian tengah mendalami kasus tersebut sekaligus memburu pelaku penembakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini pun lantas turut mengundang perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem itu meminta penegak hukum menjatuhkan hukuman untuk pelaku.

“Fenomena kriminal melawan aparat ini sangat berbahaya. Pelaku kejahatan sudah makin nekat, bukan lagi takut kepada aparat, tapi justru berani sampai membunuh polisi. Kalau kepada aparat saja mereka berani, apalagi terhadap masyarakat biasa yang tidak punya kewenangan dan perlindungan senjata. Ini tidak boleh dibiarkan. Polda Lampung harus bertindak tegas, tangkap pelaku dan jerat dengan hukuman pidana maksimal,” kata Sahroni dalam keterangannya, Senin 11 Mei 2026.

Lebih lanjut, Sahroni juga menilai ketegasan aparat dalam menangangani kasus ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang semakin nekat dan brutal.

“Untuk kasus kriminal seperti ini, negara harus menunjukkan wibawa hukumnya dalam menjaga kamtibmas. Jangan sampai ada kesan bahwa pelaku kriminal bisa dengan mudah melawan aparat. Semua yang terlibat dalam komplotan ini harus diburu dan diproses hukum tanpa kompromi,” kata Sahroni.

Bendera Pakistan.

Serangan Teroris di Pakistan, 15 Polisi Tewas

Para teroris dilaporkan melancarkan serangan ke pos polisi dengan menggunakan kendaraan yang telah dipasang bahan peledak dan menembaki pos dari berbagai arah.

img_title

VIVA.co.id

11 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |