Manajer Persija Tolak Label El Clasico untuk Duel Lawan Persib: Banyak Drama, Minim Sportivitas

6 days ago 9

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:34 WIB

VIVA – Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, menyatakan keberatan terhadap penyebutan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung sebagai ‘El Clasico’.

Ardhi meminta berbagai pihak, mulai dari narasumber, reporter, komentator hingga wartawan sepak bola, tidak lagi menggunakan istilah tersebut untuk duel Persija kontra Persib. Menurutnya, pertandingan itu belum mencerminkan nilai sportivitas dan fairness yang seharusnya melekat pada laga besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya atas nama Manager Persija Jakarta, mulai saat ini menyatakan keberatan dalam hal penyebutan El Clasico dalam pertandingan antara Persija vs Persib,” ujar Ardhi melalui Instagram pribadinya Kamis, 7 Mei 2026.

Duel Persib Bandung vs Persija Jakarta

Photo :

  • Instagram @persib

Ia bahkan menilai pertandingan Persija melawan Persib tidak layak disebut sebagai Derbi Indonesia. Ardhi menyebut duel tersebut pada dasarnya sama seperti pertandingan biasa.

Menurut Ardhi, atmosfer menjelang pertandingan kedua tim justru lebih sering diwarnai gimmick dan drama dibanding kualitas permainan di lapangan. Ia menilai perhatian publik lebih banyak tersita pada rivalitas di luar pertandingan.

“Karena pada kenyataannya masih jauh dari nilai-nilai sportivitas, fairness, maupun dalam game-nya itu sendiri biasa saja seperti layaknya tim-tim lainnya,” kata dia.

Ardhi juga menyoroti tingginya tensi antarsuporter yang kerap muncul menjelang laga Persija kontra Persib. Meski memahami adanya gengsi antara kedua kelompok pendukung, ia berharap pertandingan dapat berlangsung secara normal tanpa berbagai fenomena yang dinilai berlebihan.

“Malah cenderung lebih banyak gimmick dan drama yang dipertunjukkan setiap akan melaksanakan pertandingan,” ujarnya.

Ia menegaskan laga tersebut tidak memiliki sesuatu yang istimewa untuk disebut sebagai El Clasico Indonesia. Ardhi berharap duel Persija kontra Persib dipandang sebagai pertandingan biasa dalam kompetisi.

Pemain Persija Jakarta, Bruno Tubarao menerima kartu merah

Photo :

  • ANTARA FOTO/Abdan Syakura/YU

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Ardhi tersebut diduga sebagai  ungkapan kekecewaan usai laga Persija vs Persib dipastikan tidak digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Duel tersebut dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur Minggu 10 Mei 2026.

Keputusan itu disampaikan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, di Mabes Polri pada Rabu 6 Mei 2026. Menurut Ferry, pemindahan venue dilakukan karena faktor keamanan serta padatnya agenda di Jakarta sepanjang Mei 2026.

Halaman Selanjutnya

“Liga akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Waktunya tetap sama, yaitu tanggal 10 (Mei), jamnya 15.30 WIB,” kata Ferry.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |