Marcus Rashford Dikritik Habis-habisan oleh Media Spanyol: Kurang Memiliki Karakter

2 hours ago 1

Rabu, 15 April 2026 - 17:32 WIB

VIVA – Barcelona harus mengubur mimpi melaju lebih jauh di Liga Champions setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid pada leg kedua perempat final di Stadion Metropolitano, Rabu 15 April 2026. 

Dalam laga tersebut, Barcelona menang 2-1, namun tetap tersingkir karena kekalahan 0-2 di leg pertama. Marcus Rashford, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi sorotan karena dinilai gagal memberikan dampak signifikan bagi timnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah media Spanyol langsung mengkritik penampilan penyerang asal Inggris tersebut. SPORT menyebut Rashford tampil “tidak efektif” dan mempertanyakan kemampuannya dalam momen krusial. 

"Saat Rashford masuk, dia tidak memberikan kontribusi istimewa," tulis SPORT.

"Dia kurang memiliki karakter untuk menjadi penentu di momen-momen krusial,” tabah mereka.

Marcus Rashford dan Robert Lewandowski

Photo :

  • Instagram/Marcus Rashford

Sementara Mundo Deportivo menilai ia tidak mampu meningkatkan performa tim di lini serang, sedangkan Football Espana memberinya nilai rendah, yakni 5,5 dari 10.

Kritik paling tajam datang dari AS yang menyebut Rashford tidak menunjukkan kontribusi berarti dan bahkan meragukan kelanjutan kariernya di Barcelona. Media tersebut menilai penampilan Rashford tidak cukup untuk meyakinkan klub mempertahankannya musim depan.

Dalam pertandingan itu, Barcelona sebenarnya sempat membuka harapan. Lamine Yamal mencetak gol cepat pada menit keempat, sebelum Ferran Torres menambah gol pada menit ke-24 yang sempat menyamakan agregat. Namun, Atletico kembali unggul secara agregat setelah gol Ademola Lookman pada menit ke-31.

Rashford masuk pada menit ke-69 bersama Robert Lewandowski saat Barcelona membutuhkan gol tambahan. Namun situasi menjadi semakin sulit setelah Eric Garcia menerima kartu merah karena melanggar Alexander Sorloth sebagai pemain terakhir.

Bermain dengan 10 orang, Barcelona tetap berusaha menekan demi memaksakan perpanjangan waktu. Namun, pertahanan disiplin Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone mampu meredam seluruh upaya tersebut hingga laga berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil ini memperpanjang rekor dominasi Atletico atas Barcelona di Liga Champions, setelah sebelumnya juga menyingkirkan mereka pada musim 2013/14 dan 2015/16.

Bagi Rashford, hasil ini menjadi pukulan tersendiri. Pemain pinjaman dari Manchester United tersebut sebelumnya menyatakan keinginannya untuk meraih trofi Liga Champions bersama Barcelona. Namun, performa yang kurang maksimal dalam laga penting ini dinilai dapat memengaruhi peluangnya untuk dipermanenkan.

Halaman Selanjutnya

Sepanjang musim ini, Rashford sebenarnya tampil cukup produktif dengan catatan 12 gol dan 13 assist dari 43 pertandingan. Meski demikian, dalam beberapa laga terakhir ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan, menandakan posisinya di tim belum sepenuhnya aman.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |