Haiphong, VIVA – Sepeda motor listrik mulai menjadi bagian dari lanskap transportasi perkotaan di Indonesia, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi baru. Namun di balik pertumbuhannya, tantangan seperti karakter jalan, kepadatan lalu lintas, hingga kebiasaan berkendara membuat setiap merek harus menyesuaikan produknya secara spesifik.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian VinFast yang bersiap masuk ke pasar Indonesia. Pabrikan asal Vietnam itu tidak serta-merta membawa produk globalnya, melainkan melakukan penyesuaian spesifikasi dibanding versi yang dijual di negara asalnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
CEO VinFast Indonesia e-Scooter, Yordan Satriadi, mengatakan bahwa perbedaan tersebut didasarkan pada hasil riset pasar. Ia menyebut kondisi geografis dan pola penggunaan kendaraan di Indonesia berbeda dengan Vietnam.
“Spesifikasi Indonesia dibuat lebih tinggi karena menyesuaikan kondisi jalan, kepadatan, dan kebiasaan berkendara masyarakat,” ujarnya di sela-sela acara yang digelar di Vietnam, dikutip VIVA Otomotif Jumat 24 April 2026. Pendekatan ini dilakukan agar produk yang ditawarkan tetap relevan dengan kebutuhan pengguna di dalam negeri.
VinFast sendiri menyiapkan tiga model untuk tahap awal, yakni Evo, Feliz S, dan Viper. Ketiganya sudah dikenal di Vietnam, namun mendapatkan penyesuaian pada beberapa aspek teknis saat masuk ke Indonesia.
Pada model Evo, motor listrik yang digunakan berada di kisaran 1500W dengan tenaga maksimum 2450W. Skuter ini dirancang untuk penggunaan harian dengan fokus pada efisiensi dan kemudahan mobilitas di area perkotaan.
Sementara itu, Feliz S dan Viper hadir dengan performa lebih tinggi melalui motor 1800W dan tenaga maksimum hingga 3000W. Peningkatan ini bertujuan memberikan akselerasi yang lebih responsif saat digunakan dalam kondisi lalu lintas yang padat.
Dari sisi baterai, ketiga model tetap menggunakan teknologi LFP berkapasitas 1,5 kWh dengan opsi dua baterai. Skema ini memungkinkan jarak tempuh hingga sekitar 145–150 kilometer, tergantung penggunaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Range yang kami tawarkan di atas 100 kilometer, yang sudah cukup untuk penggunaan harian,” kata Yordan. Ia menambahkan bahwa kebutuhan jarak lebih jauh dapat diatasi melalui sistem penukaran baterai.
Selain performa, perbedaan juga terlihat pada pendekatan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen lokal. Seluruh model sudah dibekali konektivitas aplikasi, pelacakan kendaraan, hingga sistem diagnostik.
Halaman Selanjutnya
Meski mengalami penyesuaian, VinFast tetap mempertahankan karakter utama produknya sebagai kendaraan urban. Kecepatan maksimum yang dibatasi di angka 64 km per jam menjadi indikasi bahwa fokus utama tetap pada efisiensi dan penggunaan harian.

5 hours ago
1



























