VIVA – Kabar kurang menyenangkan menghantam tim Red Bull KTM Tech3 jelang seri krusial MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez. Tim satelit KTM itu harus menghadapi situasi pelik setelah dua pembalap yang diharapkan tampil justru sama-sama tak bisa turun lintasan.
Maverick Vinales dipastikan absen dalam balapan akhir pekan ini. Pembalap asal Spanyol tersebut sebelumnya sempat mundur dari seri Amerika di Circuit of the Americas usai sesi latihan bebas, sebelum akhirnya kembali ke Eropa untuk menjalani operasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Masalah muncul dari sekrup yang bergeser di bahunya, yang sebelumnya dipasang setelah cedera serius di Sachsenring tahun lalu. Meski sempat memiliki waktu pemulihan lebih panjang akibat penundaan seri Qatar, Vinales memilih tidak memaksakan diri.
“Jelas mengecewakan tidak bisa balapan di Jerez akhir pekan ini. Ini adalah salah satu momen penting bagi saya, apalagi ini balapan kandang,” ujar Vinales dikutip Crash.net.
Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah pemulihan total agar bisa kembali dalam kondisi terbaik.
“Saya sangat memahami kondisi tubuh saya. Saat ini yang paling penting adalah pulih sepenuhnya dan kembali dalam performa maksimal untuk sisa musim. Progresnya positif dan target saya adalah siap tampil di Le Mans,” lanjutnya.
Absennya Vinales sebenarnya sudah diantisipasi oleh tim dengan menyiapkan pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, sebagai pengganti. Namun, rencana tersebut runtuh setelah Espargaro mengalami cedera tangan menjelang balapan di Jerez.
Situasi ini membuat Tech3 sempat mencari opsi lain. Namun setelah mempertimbangkan berbagai aspek, tim akhirnya mengambil keputusan berani: hanya menurunkan satu pembalap, yakni Enea Bastianini.
CEO Tech3, Guenther Steiner, mengakui situasi ini jauh dari ideal.
“Saya tidak pernah meminta situasi seperti ini, tapi entah kenapa selalu saja terjadi. Ada sedikit ironi, tapi ini jelas bukan kondisi yang kami harapkan saat datang ke Jerez,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan bahwa perubahan situasi terjadi begitu cepat setelah dua pembalap mengalami kendala fisik.
“Awalnya Maverick harus pemulihan, lalu Pol mengalami cedera tangan. Dalam waktu singkat, rencana kami berubah total. Kami sudah mengevaluasi beberapa opsi, tapi keputusan yang diambil harus tetap masuk akal untuk tim dan proyek jangka panjang,” kata Steiner.
Halaman Selanjutnya
Meski demikian, ada sedikit kabar positif dari performa Bastianini yang dinilai menunjukkan tren meningkat usai tampil di Austin. Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, juga menegaskan bahwa keputusan hanya menurunkan satu motor bukan hal mudah, tetapi dianggap paling tepat dalam kondisi saat ini.

2 days ago
3










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















