Netanyahu Tegaskan Perang Iran Belum Berakhir: Uranium Harus Disingkirkan

3 days ago 5

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIB

VIVA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Minggu bahwa persediaan uranium yang diperkaya Iran harus "dihilangkan" sebelum perang AS-Israel melawan Iran dapat dianggap berakhir.

"Ini belum berakhir, karena masih ada material nuklir—uranium yang diperkaya—yang harus dikeluarkan dari Iran. Masih ada situs pengayaan yang harus dibongkar,” kata Netanyahu dalam cuplikan wawancara yang akan ditayangkan kemudian pada hari Minggu di program “60 Minutes” CBS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda masuk dan Anda mengambilnya," kata pemimpin Israel itu ketika ditanya bagaimana uranium tersebut dapat dihilangkan.

Netanyahu mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki posisi yang serupa. "Saya tidak akan berbicara tentang cara militer, tetapi presiden, apa yang dikatakan Presiden Trump kepada saya—‘Saya ingin masuk ke sana.’"

Namun, pernyataan Netanyahu bertentangan dengan posisi publik Trump.

Presiden Republikan berusia 79 tahun itu berada di bawah tekanan domestik yang meningkat untuk mengakhiri perang Iran dan ia bersikeras bahwa program nuklir Teheran telah terkendali.

Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan Minggu tetapi tampaknya direkam sebelumnya, Trump mengatakan Iran telah "dikalahkan secara militer" dan ia bersikeras bahwa uranium dapat dipindahkan "kapan pun kita mau."

"Kita akan mendapatkannya suatu saat nanti, kapan pun kita mau. Kita akan mengawasinya," katanya kepada jurnalis televisi independen Sharyl Attkisson.

"Kita mengawasinya dengan sangat baik. Jika ada yang mendekati tempat itu, kita akan mengetahuinya dan kita akan meledakkannya."

Ditanya oleh CBS bagaimana persediaan uranium dapat dikeluarkan dari Iran, Netanyahu mengatakan ia lebih memilih kesepakatan.

"Saya pikir itu bisa dilakukan secara fisik. Itu bukan masalahnya. Jika Anda memiliki kesepakatan dan Anda masuk dan mengeluarkannya, mengapa tidak? Itu cara terbaik."

Ketika ditanya apakah ada opsi militer untuk merebut uranium yang tersembunyi, Netanyahu mengatakan, “Saya tidak akan berbicara tentang kemungkinan militer, rencana, atau hal semacam itu.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak akan memberikan jadwal waktu untuk itu, tetapi saya akan mengatakan bahwa itu adalah misi yang sangat penting."

Selain masalah persediaan uranium yang belum terselesaikan, Netanyahu mengatakan ada beberapa tujuan perang lain yang belum tercapai. "Masih ada proksi yang didukung Iran, rudal balistik mereka yang masih ingin mereka produksi. Sekarang, kita telah mengurangi banyak dari itu, tetapi semua itu masih ada dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan."

Presiden AS Donald Trump

Trump Langsung Tolak Persyaratan Damai Iran: Tidak Dapat Diterima!

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak tanggapan Iran terhadap proposal AS untuk syarat perundingan perdamaian, beberapa jam setelah proposal Iran dirilis.

img_title

VIVA.co.id

11 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |