Senin, 11 Mei 2026 - 12:18 WIB
VIVA – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut bahwa konflik dengan Iran masih belum berakhir. Dia menegaskan masih ada sejumlah tantangan keamanan utama yang belum terselesaikan.
Dalam wawancaranya dengan CBS, Netanyahu menyebut konfrontasi dengan Iran tetap berlangsung meski Israel mengklaim telah meraih pencapaian operasional yang signifikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Masih ada uranium yang diperkaya yang harus disingkirkan dari Iran, dan fasilitas pengayaan uranium juga masih harus dibongkar,” ujarnya dikutip dari laman Roya News, Senin 11 Mei 2026.
Netanyahu juga menyebut bahwa meskipun Israel mengaku telah menyebabkan kerusakan terhadap Iran, namun masih diperlukan langkah lanjutan.
Program Nuklir dan Pengaruh Regional Iran
Netanyahu menilai Iran masih terus mengembangkan program rudal balistik serta mempertahankan dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, perkembangan tersebut tetap menjadi ancaman serius di kawasan karena Teheran masih aktif di berbagai front regional.
Ia juga mengatakan kemungkinan runtuhnya kepemimpinan Iran tetap terbuka, meski waktunya sulit diprediksi.
“Jika rezim Iran jatuh, itu akan berarti berakhirnya Hezbollah dan Hamas, dan mungkin juga Houthi,” kata Netanyahu.
Selat Hormuz dan Ketegangan Global
Netanyahu turut memperingatkan meningkatnya risiko di sekitar Selat Hormuz di tengah ketegangan yang masih berlangsung. Ia menyoroti potensi dampaknya terhadap jalur pelayaran global.
Menurutnya, Iran mulai menyadari konsekuensi besar dari ancaman terhadap lalu lintas kapal di jalur perairan strategis tersebut.
Tuduhan terhadap China dan Perang Informasi
Netanyahu juga menuduh China memberikan dukungan dan komponen teknis yang berkaitan dengan produksi rudal Iran. Ia menilai perkembangan itu sebagai hal negatif dari sudut pandang Israel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, Netanyahu mengklaim Israel saat ini menghadapi kampanye informasi internasional yang sangat kuat. Ia menilai upaya Israel di ruang informasi global belum berjalan efektif sepenuhnya.
Ia menambahkan bahwa intelijen Israel terus memantau perkembangan situasi secara ketat, namun menolak memberikan rincian operasional lebih lanjut.
Iran Tolak Usulan Damai AS, Sebut Tuntutan yang Diajukan Berlebihan
Respons Iran terhadap usulan dari Amerika Serikat (AS) difokuskan untuk mengakhiri perang serta memastikan keamanan pelayaran di Teluk Persia dan Selat Hormuz.
VIVA.co.id
11 Mei 2026

2 days ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)