Jakartra, VIVA – Ahmad Dhani kembali menjadi bahan perbincangan publik setelah unggahan terbarunya di media sosial memicu pro dan kontra. Musisi sekaligus anggota DPR itu ramai dikritik netizen lantaran dianggap menggunakan kata-kata kasar saat membela putrinya, Shafeea Ahmad, dari komentar negatif di dunia maya.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, Ahmad Dhani mengaku sedang memberi penjelasan kepada sang putri mengenai kerasnya kehidupan di media sosial. Namun, isi unggahannya justru dinilai terlalu emosional dan frontal oleh sebagian warganet. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Aku jelaskan kepada Feea bahwa di DUNIA MAYA itu ada yg kusebut dengan DETERJEN 78. Mereka bukan NETIJEN yg NORMAL apalagi CERDAS,” tulis Ahmad Dhani yang dikutip dari Instagramnya @ahmaddhaniofficial pada Selasa, 12 Mei 2026.
Tak hanya itu, Dhani juga membuat sejumlah poin yang berisi kritik keras terhadap pihak-pihak yang menurutnya kerap menyerang anak di bawah umur di internet. Dalam tulisannya, ia menggunakan beberapa istilah yang kemudian menuai kontroversi.
“1. Mereka cenderung tdk berpendidikan sehingga bisa menyerang anak dibawah umur seperti seumuran km ( biadab )
2.Tidak melek hukum ITE
3. Sukanya ngebuzz berita hoax
4. Bikin berita hoax ( bajingan tengik )
5. Komen nya gak nyambung dan bahasa nya tidak beradab
6. Komen nya DUNGU ( tidak ada hub antara Reasoning dan FAKTA.
7. ANTI kepada FAKTA, Suka NARASI yg disukai saja,” tulisnya.
Selain menyinggung soal perilaku netizen, Ahmad Dhani juga membahas rendahnya tingkat literasi di Indonesia serta fenomena konten berbayar di media sosial.
“8.Soal LITERASI , No 60 dari 61 Negara SeDunia.
9.Mereka PELACUR KONTEN ( bisa dibayar )
Maka dari itu kita harus maklum hidup di negara ke .60 dari 61 soal LITERASI,” lanjut Dhani.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian publik dan dibanjiri komentar. Banyak netizen memahami posisi Ahmad Dhani sebagai ayah yang ingin melindungi anaknya. Namun di sisi lain, publik juga menilai gaya bahasa yang digunakan Dhani kurang pantas untuk seorang pejabat publik.
Beberapa komentar warganet bahkan secara terang-terangan menyinggung status Dhani sebagai anggota DPR.
Halaman Selanjutnya
“anggota dpr tapi bahasanya ko gitu wkwk.”

1 day ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)