VIVA – Laga yang seharusnya berjalan santai bagi Bayern Munich justru berubah jadi menegangkan. Menjamu Heidenheim di Allianz Arena, Sabtu malam WIB, Die Roten dipaksa kerja keras sebelum akhirnya menyelamatkan hasil imbang 3-3.
Status sebagai juara Bundesliga 2025/2026 ternyata tak membuat Bayern tampil dominan. Pelatih Vincent Kompany memilih melakukan rotasi besar-besaran, yang justru berujung petaka di awal pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejumlah pilar utama seperti Harry Kane, Manuel Neuer, dan Joshua Kimmich hanya duduk di bangku cadangan. Dampaknya langsung terasa, lini belakang Bayern tampak goyah.
Heidenheim tak menyia-nyiakan kesempatan. Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat aksi Budu Zivzivadze. Tekanan berlanjut, dan sembilan menit kemudian Eren Dinkci menggandakan keunggulan usai memaksimalkan umpan Marnon Busch.
Bayern baru bisa bernapas jelang turun minum. Tendangan bebas Leon Goretzka di menit ke-44 memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Masuk babak kedua, Kompany akhirnya menurunkan “senjata utama”. Perubahan itu langsung menghidupkan permainan Bayern.
Menit ke-57, Goretzka kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan Michael Olise, ia mencetak gol kedua sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Namun drama belum selesai. Heidenheim kembali membuat kejutan di menit ke-76. Zivzivadze mencetak gol keduanya dan membawa tim tamu unggul 3-2, membuat Allianz Arena sempat terdiam.
Ketika kekalahan sudah di depan mata, Bayern menunjukkan mental juara. Pada menit 90+10, Olise melepaskan tembakan keras yang membentur tiang. Bola kemudian memantul dan mengenai punggung kiper Diant Ramaj sebelum masuk ke gawang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gol yang terbilang “aneh” itu menjadi penyelamat Bayern dari kekalahan di kandang sendiri. Hasil ini memang tak berpengaruh pada posisi Bayern yang sudah mengunci gelar. Namun, laga ini jadi alarm bahwa rotasi besar tetap menyimpan risiko.
Sementara itu, satu poin tambahan belum cukup mengangkat posisi Heidenheim dari dasar klasemen. Dengan 23 poin dan selisih sembilan angka dari zona aman, peluang bertahan masih ada, meski harus bergantung pada hasil sempurna di tiga laga tersisa.
Terpopuler: Malam Gila di Parc des Princes, Komentar Berkelas Luis Enrique soal Hujan 9 Gol
Duel leg 1 semifinal Liga Champions antara PSG melawan Bayern Munich menyita perhatian pembaca VIVA Bola sepanjang Rabu 29 April 2026. Bayangkan saja, 9 gol tercipta
VIVA.co.id
30 April 2026

1 week ago
14











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)