Jakarta, VIVA – Kompetisi Luar Negeri 'Indonesia BRICS Industrial Innovation Contest 2026' secara resmi telah dibuka, mengikuti kesuksesan kompetisi serupa yang diadakan pada tahun 2025 lalu.
Ajang bergengsi inovasi industri negara-negara BRICS ini kembali hadir di Indonesia, yang menandakan kerja sama inovasi antara Tiongkok dan Indonesia di bawah kerangka Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru memasuki tahap implementasi praktis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Cahyo Purnomo mengatakan, kompetisi ini merupakan praktisi ikonik dari partisipasi mendalam Indonesia dalam kerja sama BRICS.
"Guna mendorong keterhubungan antara inovasi lokal dengan sumber daya global, sekaligus membangun platform penghubung tingkat tinggi bagi para inovator kedua negara," kata Cahyo dalam keterangannya, Kamis, 7 Mei 2026.
Presiden RI Prabowo Subianto dan pemimpin negara lain saat menghadiri KTT BRICS 2025 (sumber foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Photo :
- VIVA.co.id/Yeni Lestari
Kompetisi tahun ini bertema “Inovasi dan Pengembangan BRICS; Mempercepat Revolusi Industri Baru”, yang berfokus pada empat bidang (track) utama pengembangan di Indonesia yakni artificial intelligence, industri hijau, low altitude technology, dan elektronika energi.
Cahyo mengatakan, Indonesia sedang dalam tahap kunci untuk mempercepat revolusi industri baru, dan sangat membutuhkan teknologi serta konsep inovasi yang maju.
"Empat track kompetisi ini adalah bidang inti yang menjadi prioritas pengembangan Indonesia saat ini. Melalui kompetisi ini, Indonesia diharapkan dapat menggali lebih banyak proyek inovasi lokal yang unggul, sekaligus menarik lebih banyak teknologi dan investasi dari Tiongkok," ujarnya.
Wakil Direktur Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional MIIT Tiongkok, Zhu Gang berharap, kompetisi ini dapat menggali lebih banyak proyek inovasi unggul, mendorong kerja sama inovasi antara Tiongkok dan Indonesia, dan memberikan dorongan baru bagi revolusi industri baru negara-negara BRICS.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Limited, Jia Bingjun menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang fokus dalam pengembangan luar negeri bagi China Datang Corporation.
"Di masa depan, kami akan terus berupaya meningkatkan skala investasi di Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta mencetak lebih banyak tenaga profesional di bidang energi," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Sebagai informasi, kompetisi ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri/BKPM, Kementerian Perindustrian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI), Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia, dan General Technology BRICS (Xiamen) Investment Development Co., Ltd.

6 days ago
6











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)