Pangi Syarwi soal Dicopotnya Purbaya: Gaya Koboinya Tidak Cocok dengan Kebiasaan

9 hours ago 1

loading...

Serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Foto/Aldhi Chandra Setiawan

JAKARTA - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengungkap analisisnya tentang dicopotnya Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan. Menurut Pangi, tidak adanya harmonisasi dan problem komunikasi diduga menjadi penyebab Purbaya diganti oleh Suahasil Nazara .

"Alasan ini kan sebenarnya ada letupan kinerja yang pertama, ada like or dislike, atau karena memang gagalnya berkomunikasi, yang tidak adanya lembaga yang Kementerian Keuangan tuh harmonisasi," ujarnya dalam program Interupsi bertajuk "Reshuffle Purbaya, Ada Apa?" di iNews, Kamis (17/9/2026) malam.

Menurutnya, dalam bahasa Minangkabau ada istilah biliak ketek atau biliak kecil dan biliak gadang. Artinya, ada sesuatu yang perlu dijaga dan tidak perlu disampaikan ke publik dan ada pula sesuatu yang bisa disampaikan ke publik. Namun, Purbaya justru blak-blakan menyampaikan berbagai sesuatu tersebut kepada publik hingga tidak jarang menimbulkan polemik.

Baca Juga: 7 Jejak Reshuffle Kabinet Merah Putih, Terbaru Purbaya Diganti Suahasil Nazara

"Ini problem komunikasi yang mungkin yang di prinsipal sebagai orang Kementerian Keuangan dengan sebagai pengamat analisis, mungkin di situ konsepnya berbeda. Sehingga, kebisingan yang dimunculkan, blak-blakannya beliau, kok gaya koboinya ini yang memang tidak cocok dengan habits," tuturnya.

 Gaya Koboinya Tidak Cocok dengan Kebiasaan

Pangi Syarwi Chaniago. Foto/Tangkapan layar iNews

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |