Brebes, VIVA – Aparat kepolisian menyelidiki peristiwa robohnya bangunan gedung olahraga bulu tangkis di Desa Dukuhturi, Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Kepala Kepolisian Sektor Bumiayu Edi Mardianto mengatakan, material bangunan gedung bulu tangkis tersebut menimpa tiga rumah yang ada di depannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Petugas TNI, polisi, dan warga yang melakukan pencarian di puing-puing bangunan roboh tersebut menemukan dua anak dalam kondisi meninggal dunia.
"Dua korban awal merupakan anak-anak, langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Proses pencarian masih berlanjut hingga ditemukan korban ketiga yang merupakan seorang laki-laki berusia 82 tahun.
Seluruh korban merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Ia menuturkan petugas gabungan bersama warga sekitar membersihkan lokasi dari sisa-sisa reruntuhan bangunan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Edi juga mengimbau warga sekitar untuk tidak mendekat ke tempat kejadian mengingat kondisi bangunan yang roboh masih sangat rawan.
"Dikhawatirkan masih terdapat material atau bagian bangunan yang rawan runtuh dan dapat membahayakan keselamatan," katanya. (Ant)
Pernyataan Berkelas Jonatan Christie usai Tekuk Wakil Jerman di Kejuaraan Dunia BWF 2026
Pernyataan berkelas Tunggal Putra Jonatan Christie usai lolos ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Ia menilai persaingan tunggal putra dunia kini semakin merata.
VIVA.co.id
18 Agustus 2026

2 weeks ago
37


















