Pelaku Penembakan Sudah Ditangkap, Trump: 'Dia Orang Gila'

2 hours ago 1

Minggu, 26 April 2026 - 10:23 WIB

VIVA Donald Trump mengungkap bahwa seorang diduga pelaku penembakan telah berhasil ditangkap setelah tembakan terdengar di dekat acara White House Correspondents’ Dinner di Washington, D.C. Ia juga menyebut bahwa otoritas federal kini sedang menyelidiki tempat tinggal pelaku di California.

"Pelaku sudah ditangkap. Aparat sedang menuju apartemennya. Sepertinya dia tinggal di California, dan dia adalah orang yang sakit, sangat sakit. Kita tidak ingin hal seperti ini terjadi," ujar Trump setelah dirinya dievakuasi dari panggung saat insiden berlangsung dikutip dari laman CNN Internasional, Minggu 26 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, didampingi sejumlah anggota kabinet, Trump juga menjelaskan kronologi sebelum penembakan terjadi.

"Seorang pria menerobos pos pemeriksaan keamanan dengan membawa beberapa senjata, dan berhasil dilumpuhkan oleh anggota Secret Service yang sangat berani," kata Trump.

Diberitakan sebelumnya, presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung terlihat diamankan dan diboyong keluar dari acara White House Correspondets' Dinner pada Sabtu malam setelah adanya suara tembakan. 

Seorang terduga pelaku diketahui berhasil dihentikan di area perimeter keamanan dan langsung diamankan, demikian menurut sejumlah sumber yang mengetahui jalannya penyelidikan seperti dikutip dari laman NY Times, Minggu 26 April 2026.

Sementara itu, berdasarkan laporan rombongan pers Gedung Putih, salah satu agen Secret Service sempat berteriak, 'Ada tembakan!'. Setelahnya agen-agen bersenjata langsung berlari cepat menyusuri lorong menuju posisi presiden. Tak lama setelah itu, Trump sempat menulis di media sosial, “LET THE SHOW GO ON.”

Sekitar lima menit setelah acara makan malam dimulai, terdengar keributan dari bagian belakang ballroom. Petugas keamanan langsung bergegas menuju panggung tempat presiden duduk. Suasana mendadak tegang, terdengar teriakan kaget, dan ratusan tamu langsung menunduk serta berlindung di bawah meja masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aparat keamanan dengan senjata terhunus kemudian muncul di area panggung, sementara Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump segera dievakuasi keluar lokasi.

Selain presiden, Ibu Negara, dan Wakil Presiden JD Vance, acara tersebut juga dihadiri banyak pejabat penting dan staf senior pemerintahan. Di antaranya Menteri Keuangan Scott Bessent, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard, Menteri Perhubungan Sean Duffy, Sekretaris Pers Karoline Leavitt, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung, serta Direktur FBI Kash Patel.

Presiden Donald Trump di Oval Office, Gedung Putih

Perundingan Batal, Akankah AS-Iran Kembali Memanas? Ini Jawaban Trump

Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan bahwa utusannya tidak akan berangkat ke Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Iran. Akankah situasi kembali memanas

img_title

VIVA.co.id

26 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |