Minggu, 26 April 2026 - 09:30 WIB
VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa utusannya tidak akan berangkat ke Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Iran. Hal ini diputuskan Trump setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, meninggalkan negara tersebut.
Trump mengatakan bahwa ia telah memerintahkan Steve Witkoff dan Jared Kushner untuk membatalkan rencana kunjungan ke Islamabad, guna menghadiri kemungkinan perundingan. Padahal sebelumnya, ia sempat menyatakan bahwa Iran sedang mengajukan tawaran untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama dua bulan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya bilang, ‘Tidak. Kalian tidak perlu terbang 18 jam ke sana. Kita punya semua kendali. Mereka bisa menghubungi kita kapan saja, tapi kalian tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh hanya untuk duduk dan membicarakan hal yang tidak jelas,'" kata Trump kepada Fox News dikutip dari laman Al Jazeera, Minggu 26 April 2026.
Sementara itu, saat ditanya oleh media AS Axios apakah pembatalan perjalanan utusannya berarti konflik akan kembali memanas, Trump punya jawaban sendiri.
"Tidak. Bukan berarti begitu. Kami belum memikirkannya," kata dia singkat.
Di sisi lain, Menlu Iran, Araghchi memang sudah lebih dulu meninggalkan Islamabad, yang menjadi tujuan pertama dari rangkaian kunjungannya ke tiga negara, termasuk Oman dan Rusia. Media pemerintah Iran, Press TV, mengonfirmasi bahwa ia bertolak pada Sabtu setelah bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Panglima Angkatan Darat Jenderal Asim Munir, serta Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.
Melalui unggahan di platform X, Araghchi menyampaikan bahwa ia telah memaparkan posisi Iran terkait kerangka kerja yang realistis untuk mengakhiri perang secara permanen kepada pejabat Pakistan. Ia juga menambahkan, bahwa masih harus dilihat apakah Amerika Serikat benar-benar serius menempuh jalur diplomasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Araghchi dijadwalkan kembali mengunjungi Pakistan setelah menyelesaikan lawatannya ke Oman dan sebelum melanjutkan perjalanan ke Rusia.
Mengutip Kementerian Luar Negeri Iran, sebagian anggota delegasinya telah kembali ke Teheran untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan arahan terkait upaya mengakhiri perang, dan dijadwalkan bergabung kembali dengannya di Islamabad pada Minggu malam.
Halaman Selanjutnya
Saat ini, berdasarkan keterangan resmi Kemlu Iran, Araghchi telah berada di Muscat, Oman untuk bertemu dengan pejabat setempat. Ia juga dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Rusia guna membahas upaya mengakhiri perang yang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

2 hours ago
1



























